Sumenep - Tim Penanggulangan Kelangkaan Bahan Bakar Minyak Pemerintah Kabupaten Sumenep hingga sekarang belum menemukan upaya penimbunan BBM oleh oknum tak bertanggung jawab terkait kosongnya stok BBM bersubsidi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum.

Sekretaris Tim Penanggulangan Kelangkaan BBM Pemkab Sumenep Saiful Bahri, Jumat menjelaskan, selama dua hari ini, stok bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis premium dan solar di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sering kosong pada waktu-waktu tertentu.

"Kondisi itu murni disebabkan kebijakan Pertamina untuk memperketat penebusan BBM oleh pengelola SPBU dalam rangka pengendalian BBM bersubsidi, bukan akibat adanya penimbunan BBM oleh oknum tak bertanggung jawab. Hingga sekarang, kami belum menemukan adanya upaya penimbunan BBM bersubsidi," ujarnya di Sumenep.

Sesuai berkas yang diterimanya dari Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), kata dia, kuota BBM bersubsidi selama setahun untuk Sumenep adalah premium sebanyak 55.203 kiloliter dan solar sebanyak 29.901 kiloliter.

"Dalam surat yang kami terima dari BPH Migas pada November ini, akan dilakukan pengendalian BBM bersubsidi yang menjadi kuota bagi seluruh kota/kabupaten. Salah satu bentuk teknisnya, penebusan BBM oleh pengelola SPBU diperketat atau akan disesuaikan dengan sisa dari kuota masing-masing kota/kabupaten," ucapnya.

Saiful yang juga Kabag Perekonomian Sekretariat Kabupaten Sumenep mengatakan, pihaknya tidak memiliki data secara pasti tentang serapan kuota BBM bersubsidi di Sumenep, karena dimiliki oleh BPH Migas dan Pertamina.

"Ada kemungkinan serapan BBM bersubsidi di Sumenep akan melampaui kuota, dan selanjutnya dilakukan pengetatan atau pengendalian oleh Pertamina," paparnya.

Ia juga berharap warga Sumenep yang memiliki mobil pribadi untuk menggunakan BBM nonsubsidi sebagai bahan bakar untuk kendaraan bermotornya.

"Bagi pemegang mobil dinas atau pelat merah sudah diinstruksikan menggunakan BBM nonsubsidi sejak beberapa bulan lalu sebagai salah satu upaya penghematan BBM bersubsidi. Untuk BBM nonsubsidi memang tidak ada pengetatan dan dipastikan selalu tersedia di SPBU," kata Saiful.

Personel Tim Penanggulangan Kelangkaan BBM Pemkab Sumenep terdiri atas pejabat dan staf kepolisian dan pemerintah daerah setempat. (*)