Probolinggo - Pasangan calon bupati dan wakil bupati Puput Tantriana Sari dan Timbul Prihanjoko (HATI) menang dalam rekapitulasi penghitungan suara pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Rabu.

"Pasangan HATI unggul dibandingkan pasangan KAWAN dan BAGUS dalam rekapitulasi penghitungan suara tingkat kabupaten yang digelar hari ini," kata anggota KPU Probolinggo, M Zubaidi, saat dihubungi via telepon.

Pilkada Kabupaten Probolinggo yang digelar 8 November 2012 diikuti tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati yakni Puput Tantriana Sari (istri Bupati Probolinggo Hasan Aminudin) - Timbul Prihanjoko (HATI), Kusnadi-Wahid Nurahman (KAWAN), dan Salim Qurays-Agus Setiawan (BAGUS).

Menurut Zubaidi, hasil rekapitulasi penghitungan suara di KPU pasangan HATI memperoleh 250.892 suara atau 40,7 persen, BAGUS memperoleh 190.702 suara atau 30,9 persen, dan KAWAN memperoleh 174.596 suara atau 28,3 persen.

"Saksi dari tim sukses BAGUS dan KAWAN tidak bersedia menandatangani hasil rekapitulasi penghitungan suara, namun hal itu tetap saja sah sesuai dengan aturan," tuturnya.

Saksi BAGUS dan KAWAN, lanjut dia, tidak keberatan dengan hasil rekapitulasi penghitungan suara, namun mereka keberatan dengan pelaksanaan pilkada di Kabupaten Probolinggo yang dinilai banyak pelanggaran.

"Kalau ada pelanggaran yang berkaitan dengan pilkada, silakan tim sukses melaporkan kepada Panwaslu Probolinggo, sedangkan pada tahap rekapitulasi penghitungan suara KPU hanya melayani keberatan yang berkaitan dengan perolehan suara saja," paparnya.

Ia menjelaskan pada saat rekapitulasi penghitungan di tingkat tempat pemungutan suara (TPS), panitia pemungutan suara (PPS), dan panitia pemilihan kecamatan (PPK) tidak ada keberatan dari saksi tim sukses BAGUS dan KAWAN.

"Hasil rekapitulasi penghitungan suara di tingkat kabupaten sudah final dan KPU akan menetapkan hasil rekapitulasi perhitungan suara tersebut pada tanggal 20 November, sehingga Puput Tantriana Sari dan Timbul Prihanjoko akan menjadi Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo terpilih periode 2012-2017," ujarnya. (*)