Madiun - Capaian pendapatan asli daerah (PAD) dari berbagai sektor di Kota Madiun, Jawa Timur, dalam dua tahun terakhir meningkat seiring dengan membaiknya iklim pertumbuhan ekonomi di wilayah setempat.

"Realisasi PAD naik sejak dua tahun terakhir. Hal ini didukung oleh iklim ekonomi yang juga positif," ujar Sekretaris Daerah Kota Madiun, Maidi, Sabtu.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun mencatat, capaian PAD pada tahun 2010 telah menyentuh angka Rp41,7 miliar, sedangkan pada tahun 2011, capaian PAD Kota Madiun naik menjadi Rp61,3 miliar.

Ia menjelaskan, dari jumlah tersebut, bidang yang mendominasi dalam berkontribusi adalah sektor perdagangan, hotel, dan restoran yang mencapai 40,81 persen dari total yang ada.

Bidang penyumbang kedua adalah sektor indutri pengolahan yang mencapai 17,26 persen. Lalu sektor jasa yang mencapai 14,77 persen, serta sektor pengangkutan dan komunikasi yang mencapai 13,18 persen.

Pihaknya berharap, capaian PAD Kota Madiun pada tahun ini akan lebih besar dari tahun sebelumnya dengan menggenjot sejumlah sektor andalan tersebut.

"Sisanya didukung oleh sejumlah sektor kecil, seperti pertanian, bangunan, pertambangan serta penggalian, dan lain-lain," terangnya.

Pihaknya optimistis sebab pertumbuhan ekonomi di Kota Madiun juga tercatat baik. Sesuai data yang ada, pertumuhan ekonomi Kota Madiun tahun 2011 tercatat sebesar 7,18 persen.

Capaian pertumbuhan tersebut terpaut tipis dengan pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang mencapai 7,22 persen. Selain itu, lanjut Maidi, capaian tersebut juga merupakan capaian pertumbuhan ekonomi tertinggi di Kota madiun selama kurun waktu dasa warsa terakhir.

Ia mengharapkan dengan peningkatan tersebut proses pembangunan di segala bidang di Kota Madiun akan dapat berjalan lancar dan kesejahteraan masyarakat juga tercapai. (*)