Bojonegoro - KPU Bojonegoro, Jawa Timur, mengundang lima pasangan peserta pilkada baik dari parpol maupun jalur perseorangan, untuk membahas bersama format kampanye pilkada, Sabtu (6/9) .

Koordinator Divisi Pencalonan Pemilu KPU Bojonegoro Setyo Wahono, Jumat, mengatakan, pembahasan format kampanye bersama lima pasangan peserta pilkada itu, untuk menentukan format kampanye yang harus disepakati bersama, selama masa kampanye 26 Oktober-6 November.

Sesuai ketentuan, lanjutnya format kampanye ada dua bentuk yaitu kampanye terbuka di lapangan dengan mengundang massa dan kampanye tertutup di dalam ruangan dengan undangan terbatas.

"Akan kita tawarkan kepada peserta pilkada, kedua-duanya yang dipilih atau salah satunya. Bagi kami yang penting ada kesepakatan bersama," katanya menegaskan.

Ia menjelaskan, pihaknya juga akan menawarkan mengenai jadwal dan wilayah pelaksanaan kampanye yang terbagi menjadi dua yaitu dalam sehari langsung di seluruh Bojonegoro atau dengan sistem daerah pemilihan (dapil) yang terbagi menjadi lima.

"Dengan sistem dapil juga bisa, sebab peserta pilkada lima pasangan, sehingga setiap hari semuanya bisa kampanye secara bersama di masing-masing dapil yang menjadi jadwalnya," tandasnya.

Secara terpisah Ketua Tim Sukses pasangan H.M. Thalhah-Budiyanto, Mashadi menyatakan, sudah mempersiapkan pola kampanye yang akan dilaksanakan selama massa kampanye di antaranya dengan mendatangkan Ketua DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie.

"Pak Aburizal siap menjadi juru kampanye pilkada, termasuk artis yang ada di Golkar di antaranya Tantowi Yahya dan Nurul Arifin," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Sukses pasangan M. Choiri-Untung Basuki, Zainuddin mengaku, masih akan membahas secara internal pola kampanye yang akan diterapkan.

"Kami masih menunggu kesepakatan format kampanyenya," ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Tim Sukses pasangan Suyoto-Setyo Hartono, Lasuri yang menyatakan, juga masih menunggu kesepakatan format kampanye.

Sebaliknya pasangan jalur independen Sarif Usman-Syamsiah Rahim dan Andromeda Qomariah-Budi Sigit Ismu, sudah memastikan akan menggelar kampanye simpatik langsung ke pemilih.

"Saya tidak akan melakukan kampanye terbuka, tapi langsung ke pemilih sekaligus mendengarkan aspirasi yang berkembang di masyarakat," kata Sarif Usman, mengungkapkan. (*)