Siak - Atlet asal Yogyakarta, Nur Warsito mematahkan dominasi duet atlet asal Jawa Timur (Jatim) Purnomo dan Popo Aryo Sejati yang selama ini menguasai balap sepeda nomor "Down Hil".

Pada final Down Hill Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII di Lintasan Kerinci Kanan, Siak, Rabu, Warsito mampu menjadi yang tercepat dan berhak merebut medali emas yang pertama bagi kontingen Yogyakarta dari cabang balap sepeda.

Pria yang akrab dipanggil Jawir itu mampu membukukan catatan waktu 00.01.47,285 untuk lintasan sepanjang kurang lebih 800 meter itu.

Sedangkan duet asal Jatim yang merupakan peraih medali emas SEA Games 2009 serta 2011 dan digadang-gadang mampu mendapatkan emas untuk kontingennya hanya puas berada diposisi kedua dan ketiga.

Purnomo yang peraih emas SEA Games 2011 hanya mampu merebut perak dengan catatan waktu 00.01.47,703 dan Popo Aryo Sejati (emas SEA Games 2009) hanya mampu merebut perunggu dengan catatan waktu 00.01.48,439.

"Saya bersyukur dengan hasil ini. Apalagi persaingan disini cukup ketat," kata Nur Warsito usai perlombaan,
Hasil yang diraih oleh Warsito ini langsung disambut suka cita oleh official pendukungnya. Mereka langsung berangkulan demi merayakan emas pertama dari cabang balap sepeda.

Sementara itu di sektor putri Risa Suseanti tidak bisa dibendung oleh juniornya. Atlet Jawa Barat itu berhak mendapatkan medali emas setelah mampu finish dengan catatan waktu tercepat.

Pebalap yang dinobatkan sebagai Ratu Down Hill Indonesia ini mampu membukukan catatan waktu 00.02.06,388 disusul Exa Raud Khoiroti dengan catatan waktu 00.02.07,486 dan perunggu direbut oleh pebalap Jawa Timur, Fitriyanti Riyanti dengan catatan waktu 00.02.14,681. (*)