Surabaya - Pemerintah Provinsi Jawa Timur tidak mempersoalkan jadwal Pemilihan Gubernur yang dilaksanakan pada Kamis, 29 Agustus 2013 karena semuanya telah dipersiapkan.

"Tidak ada persoalan kapan pelaksanaan Pilgub Jatim digelar. Semua kewenangan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim selaku penyelenggara," ujar Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf kepada wartawan di Surabaya, Jumat.

Kepastian jadwal pelaksanaan Pilgub Jatim diputuskan setelah KPU menggelar rapat di Kantor KPU Kota Kediri, Kamis (2/8). Tidak hanya memutuskan jadwal Pilgub, KPU juga memastikan bahwa Pemilihan Wali Kota 4 daerah, masing-masing Kota Kediri, Kota Probolinggo, Kota Madiun, dan Kota Mojokerto dilaksanakan serentak dengan Pilgub Jatim.

Menurut Wakil Gubernur yang akrab disapa Gus Ipul tersebut, pihaknya setelah ini akan berkoordinasi dengan semua yang berwenang untuk menentukan langkah-langkah selanjutnya.

"Semua sudah dipersiapkan kok, jadi tinggal jalan. Sejak dulu kami sudah siap kalau pelaksanaan Pilgub digelar kapan saja," kata mantan Menteri Percepatan Daerah Tertinggal tersebut.

Selain itu, lanjut dia, kepastian tanggal pelaksanaan Pilgub Jatim tidak mengganggu persiapan Pemilihan Umum Legislatif maupun Pemilihan Presiden 2014.

Sesuai peraturan, pelaksanaan Pilkada di Indonesia tidak boleh digelar enam bulan sebelum Pemilu. Karena di Jatim dilaksanakan 29 Agustus 2013 maka itu tidak melanggar aturan karena Pemilu baru dijadwalkan pada April 2014. (*)