Sumenep - Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep menyatakan, pengelola sekolah setempat wajib memanfaatkan hari efektif fakultatif selama bulan Ramadhan tahun ini, dengan menggelar kegiatan belajar mengajar dan atau melaksanakan kegiatan bernuansa agama Islam bagi siswanya.

Kabid Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep Ata'ur Rahman, Senin, menjelaskan, sesuai kalender pendidikan tahun ini yang ditetapkan pimpinan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Timur, mulai 23 Juli hingga 11 Agustus ditetapkan sebagai hari efektif fakultatif.

"Waktu hari efektif fakultatif itu berada pada bulan Ramadhan tahun ini. Kami telah menyosialisasikan hari efektif fakultatif tersebut kepada pengelola sekolah sekaligus meminta mereka memanfaatkan waktu tersebut, alias jangan sampai meliburkan siswanya," ujarnya di Sumenep.

Sesuai keputusan pimpinan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Timur, kata dia, ada dua opsi yang ditawarkan kepada pengelola sekolah untuk mengisi hari efektif fakultatif pada bulan Ramadhan.

Dua opsi tersebut adalah menggelar kegiatan belajar mengajar sebagaimana mestinya dan atau melaksanakan kegiatan bernuansa Islam bagi siswanya.

"Kalau mau menggelar kegiatan belajar mengajar bagi siswanya, pengelola sekolah diberi peluang untuk mengurangi jam atau waktunya. Artinya, waktu per mata pelajarannya bisa dikurangi atau lebih sedikit, jika dibanding hari-hari biasa (di luar bulan Ramadhan)," ucapnya.

Sementara untuk kegiatan bernuansa agama Islam, bisa berupa pensatren kilat, dialog agama, maupun kemasan lain yang ditujukan untuk peningkatan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. (*)