Sumenep - Harga telur ayam ras di sejumlah pasar di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mencapai Rp18 ribu perkilogram dari sebelumnya Rp14 ribu, akibat tingginya permintaan konsumen.

"Sesuai hasil pemantauan di dua pasar di Kecamatan Kota, kenaikan harga telur ayam ras cukup signifikan, yakni Rp4 ribu per kilogramnya," ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumenep, R Achmad Aminullah di Sumenep, Selasa.

Harga sejumlah komoditas lainnya juga naik, akibat tingginya permintaan konsumen, di antaranya daging sapi dan daging ayam kampung.

"Harga daging sapi yang sebelumnya Rp60 ribu menjadi Rp65 perkilogram dan daging ayam kampung dari Rp45 ribu menjadi Rp48 ribu," ujarnya.

Ia menjelaskan, peningkatan permintaan sejumlah komoditas yang disertai dengan kenaikan harga merupakan hal rutin menjelang Ramadhan.

"Tren ini akan terulang menjelang Lebaran. Oleh karena itu, untuk sementara kami menilai kenaikan harga pada sejumlah komoditas tersebut merupakan hal yang masih normal," ucapnya.

Sesuai hasil pemantauan staf Disperindag Sumenep di dua pasar di Kecamatan Kota, harga sejumlah komoditas lainnya, turun, di antaranya gula pasir yang berwarna kemerahan dari Rp11.800 menjadi Rp11.500 perkilogram, dan daging ayam ras dari Rp26 ribu menjadi Rp24 ribu perkilogram.

Sementara harga beras stabil, seperti beras premium dengan merek "Ikan Paus" dalam kemasan 25 kilogram yang tetap Rp194 ribu.

"Selain itu, harga gula pasir berwarna putih juga tetap Rp12.500 perkilogram dan minyak curah Rp11.500 per kilogram," kata Aminullah. (*)