Blitar - Harga sejumlah bahan pokok di pasar tradisional Kota Blitar sampai saat ini masih tinggi, membuat sejumlah pembeli terpaksa harus mengurangi anggaran untuk pembelian barang yang kurang perlu, seperti untuk membelikan jajan anak.

Sujiati, salah seorang pedagang di Pasar Legi, Kota Blitar, Jumat mengemukakan, sejumlah harga bahan pokok saat ini harganya memang masih tinggi.

Harga beras jenis bengawan saat ini mencapai Rp7.700 perkilogram, sementara jenis mentik harganya Rp8.500/kg dan jenis IR64 harganya Rp7.000/kg.

"Kalau saat ini harga bahan pokok belum ada tanda turun, semuanya masih naik. Yang paling terlihat tinggi harga cabai, naiknya bisa sampai Rp3.000 - Rp5.000/kg setiap hari," katanya, mengungkapkan.

Ia menyebut, saat ini harga cabai bisa menembus harga sampai Rp40.000/kg. Dimungkinkan, harganya akan terus tinggi, mengingat musim hujan, banyak buah cabai yang membusuk.

Sujiati mengatakan, harga cabai yang mahal itu adalah jenis cabai rawit. Sementara untuk cabai merah besar harganya masih murah, yaitu Rp16.000/kg.

Selain harga cabai, sejumlah harga bahan pokok lain, seperti gula juga masih tinggi yaitu Rp11.300/kg, telur ayam broiler harganya Rp13.600/kg.

Pihaknya mengaku tidak bisa memprediksi sampai kapan harga ini akan stabil kembali. Kenaikan ini sudah terjadi sebelum pemerintah berencana menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) awal April lalu. Walaupun saat ini masih ditunda, ternyata hal itu tidak berdampak efektif dengan harga bahan pokok langsung turun.

Sementara itu, sejumlah ibu rumah tangga mengaku sempat khawatir dengan tingginya harga bahan pokok saat ini. Mereka terpaksa mengurangi alokasi kebutuhan lain seperti untuk jajan anak, agar uang untuk keperluan dapur mencukupi.

Salah satunya diungkpakan oleh Nafishah, ibu rumah tangga asal Kelurahan Pakunden, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar. Selain mengurangi uang jajan untuk anak, ia juga mengurangi pembelian bahan masak, salah satunya cabai.

"Kalau harga cabai saat ini mahal, mengurangi pembelian dan pemakaiannya, agar bisa lebih hemat lagi untuk membeli bahan pokok lain," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Kota Blitar Muh Sidik mengatakan pemerintah belum berencana mengadakan operasi pasar untuk menstabilkan harga. Pihaknya menilai, harga bahan pokok saat ini masih stabil, sehingga belum perlu dilakukan.

"Memang ada yang naik harga bahan pokoknya, tapi kebanyakan cenderung stabil. Kami belum ada rencana operasi pasar," kata Sidik.(*)