Surabaya - Pengprov Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Jawa Timur akan memangkas jumlah atlet pemusatan latihan daerah menjadi 11 orang untuk disiapkan secara intensif menghadapi PON XVIII/2012 di Riau.

Ketua Harian Pengprov FORKI Jatim Johannes Kunto kepada wartawan di Surabaya, Senin, mengatakan, saat ini terdapat 14 atlet putra dan putri yang mengikuti Puslatda PON 2012 dan tiga orang di antaranya segera dilepas.

"Kami sebenarnya ingin semua atlet bisa berangkat ke Riau, tapi KONI Jatim hanya memberikan kuota sebanyak 11 atlet," katanya.

Kunto belum bisa memastikan siapa tiga atlet yang akan dilepas dari Puslatda, karena masih harus dibahas tim pelatih dengan pengurus FORKI Jatim.

Namun, ia memastikan pengurangan kuota atlet itu tidak akan mengurangi target FORKI Jatim untuk merebut minimal tiga medali emas pada PON 2012.

"Yang pasti, kami hanya memberangkatkan atlet yang memiliki potensi paling besar untuk menyumbang medali," tambah mantan karateka nasional itu.

Kunto menambahkan, FORKI Jatim juga berencana mengirimkan atlet Puslatda PON untuk menjalani uji coba di luar negeri, seperti Malaysia, Jepang dan Swiss.

"Paling tidak April mendatang uji coba ke luar negeri itu sudah bisa dijalankan, tetapi kami juga harus menunggu kepastian anggaran dari KONI Jatim.

Program uji coba ke luar negeri itu sekaligus digunakan FORKI Jatim untuk seleksi atlet, sebelum menetapkan 11 karateka inti yang diberangkatkan ke PON 2012. (*)