Malang - Sepuluh inovasi Polres Malang, dalam mempermudah pelayanan, keselamatan, keamanan dan kenyamanan masyarakat, berhasil tercatat dalam Museum Rekor Indonesia (MURI), Jumat.

Penyerahan serfitikat MURI, dilakukan di Kantor Satpas Singosari, Kabupaten Malang, dan dihadiri oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol Drs Hadiatmoko SH, serta sejumlah pejabat daerah, swasta, tokoh masyarakat, dan seluruh kapolres serta kasat lantas di wilayah hukum Jatim.

Kepala Polres Malang, AKBP Rinto Djatmono mengatakan, sepuluh inovasi itu tercatat karena merupakan kali pertama di Indonesia.

"Di Indonesia yang memiliki sepuluh inovasi itu hanya Polres Malang, yang bisa membantu mempermudah pelayanan, keselamatan, keamanan dan kenyamanan masyarakat," katanya.

Rinto mengatakan, sepuluh invovasi itu meliputi "Police Delivery Service", "BPKB SMART", Informasi Kepolisian 6768, Hotline 08001009191, GPS Lantas, SPKT dan TMC online, "SMARAT" Lantas Malang, 5 Titik CCTV serta keberadaan Data Base Kerawanan Daerah dan Simanis.

Rinto menjelaskan, untuk "Police Delivery Service" adalah inovasi program yang bertujuan mengingatkan kepada pemilik kendaraan yang akan mendekati jatuh tempo pembayaran pajak.

"Dalam program ini, kami mengoptimalkan program 1 desa 1 petugas, yakni petugas kamtibmas yang menyampaikan surat himbauan kepada pemilik kendaraan," paparnya.

Sementara BPKB SMART, merupakan metode peningkatan sarana, prasarana, sumber daya manusia dan manajemen unit layanan, yang tujuannya memberikan kemudahan pada masyarakat dalam pengurusan BPKB melalui sistem komputerisasi dan tanda tangan elektronik.

"Dalam inovasi ini, pemohin BPKB hanya membutuhkan waktu kurang dari 1 jam, dari awalnya seminggu," ucapnya.

Untuk Informasi Kepolisian 6768 berbasis pesan singkat (SMS) lewat handphone, adalah program yang melayani secara multifungsi untuk mendapatkan informasi tilang, jadwal samsat keliling, info jadwal SIM keliling maupun mekanisme pengurusan kendaraan baru, pengurusan kendaraan bekas, serta berbagai keluhan atau saran masyarakat.

Sedangkan layanan Hotline 080010099191, adalah untuk mempermudah pelayanan masyarakat mengenai informasi kepolisian, khususnya masalah lalu lintas secara cepat, tepat, mudah dan akurat selama 24 jam.

"Ini ditujukan untuk mempermudah kita dalam melakukan pengawasan dan kontrol anggota melalui line mobile selama 24 jam," tukasnya.

Rinto mengatakan, untuk layanan SPKT atau Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu dan TMC "Traffic Management Center" adalah untuk membantu dan mempermudah masyarakat mendapatkan pelayanan yang berbasis teknologi, humanis dan bebas pungutan liar.

"Layanan ini, juga berfungsi sebagai sarana masyarakat yang ingin konsultasi masalah hukum maupun gangguan kamtibmas lainnya. Sehingga upaya Polri dalam deteksi dini sebelum masalah berkembang menjadi lebih besar dapat terlaksana," ujarnya.

Rinto mengaku, inti dari 10 inovasi yang dikembangkan Polres Malang adalah untuk membantu dan mempermudah masyarakat, selain itu juga mempermudah mendeteksi dini kejadian dini di berbagai daerah di wilayah hukum Malang Raya.

"Ini seperti halnya CCTV online, yang memang disediakan sebagai jawaban atas tuntutan masyarakat agar polisi dapat segera mersepon persoalan di lapangan, yakni dengan meletakan lima titik CCTV online, masing-masing di Simpang Empat Karangkates, Kepanjen, depan DPRD Kabupaten Malang, simpang tiga Karangploso serta gerbang masuk Stadion Kanjururuhan," katanya.(*)