Malang - Kebutuhan darah di Kota Malang, diperkirakan meningkat dari 41 ribu kantong darah di tahun 2011 menjadi 50 ribu kantong pada tahun 2012.

Ketua PMI Kota Malang, Bambang Priyo Utomo, Rabu mengatakan, meningkatnya kebutuhan tersebut karena banyaknya musibah bencana alam maupun kecelakaan yang terjadi di wilayah Malang Raya di tahun 2011.

Selain itu, peningkatan juga dikarenakan keberadaan PMI Kota Malang yang harus menyuplai kebutuhan darah di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.

"RSSA merupakan rujukan beberapa rumah sakit yang ada di Jawa Timur. Praktis banyak korban bencana alam maupun kecelakaan, sehingga kebutuhan diperkirakan naik pula menjadi 50 ribu kantong tahun ini," katanya.

Untuk itu, PMI Kota Malang telah bekerja sama dengan para pengusaha maupun para tokoh masyarakat, seperti dengan salah satu pengusaha "Malang Olympiq Garden" (MOG) untuk membuat pos transfusi darah di sejumlah mall.

"Langkah seperti ini mendapatkan respon luar biasa dari masyarakat, sebab dari mall itu PMI sudah bisa mengumpulkan sekitar 20 ribu kantung darah," katanya.

Sementara untuk melakukan pertolongan pertama terhadap korban kecelakaan, PMI telah meningkatkan kemampuan dan ketangkasan personelnya dengan menggelar latihan rutin.

"Kini ada sekitar 300 personel yang siaga dalam penanganan pertama korban kecelakaan dan bencana, dan siap turun memberikan bantuan kepada para korban," katanya.

Ke depan, PMI Malang juga akan menyediakan klinik di berbagai lokasi rawan kecelakaan, sehingga dapat secara cepat melakukan pertolongan kepada korban kecelakaan.

"Kita masih merencanakan ini, dan diharapkan bisa segera terealisasikan," katanya.(*)