Malang - Kecelakaan lalu-lintas antara sepeda motor Yamaha Vixion dengan Truk Gandeng di Jalan Sunandar Priyo Sudarmo, Malang, Jawa Timur, mengakibatkan seorang pembonceng motor bernama Tika Paramitha (16), tewas, Selasa.

Kepala Satuan Lalu-lintas (Kasatlantas) Polresta Malang, AKP Fahri Siregar mengatakan, korban tewas adalah seorang pelajar SMK Negeri 1 Malang kelas 12 yang beralamat di Jalan S Parman, Malang.

Fahri menjelaskan, kecelakaan berawal ketika motor Yamaha Vixion dengan nomor polisi N-3866-AL yang dikendarai Rizky Adriadi, melaju kencang dari arah selatan/Blitar, namun saat melintas di Jalan Sunandar Priyo Sudarmo tiba-tiba muncul mobil Grand Livina nomor N-1340-CF yang dikendarai Susiana (61).

"Mobil itu diduga muncul tiba-tiba dari sebuah ruko di Jalan Sunandar Priyo Sudarmo, sehingga motor yang melaju kencang itu menabrak bagian depan mobil Livina, sehingga pembonceng terlempar beberapa meter," katanya.

Fahri mengatakan, saat pembonceng terlempar dari motor, tiba-tiba muncul dari arah berlawanan sebuah Truk Gandeng nomor N-8719-GA yang bermuatan tepung terigu.

"Truk itu sebenarnya mengetahui kalau ada kecelakaan di depannya, sehingga membanting setir ke arah kanan, akibatnya gandengan truk yang bermuatan tepung terigu terbalik dan menimpah korban yang terlempar, dan korban langsung tewas di lokasi," katanya.

Fahri mengaku, Truk Gandeng yang dikendarai Nur Hasan itu berencana mengirimkan tepung terigu ke arah Blitar, sementara korban tewas berniat pulang sekolah dengan diantar kakaknya.

Sementara, akibat kejadian itu arus lalu lintas yang menghubungkan Malang - Blitar macet total selama satu jam dengan panjang kemacetan 5 km, sebab posisi truk gandengan truk terbalik menutup akses jalan utama.(*)