Surabaya - Kalangan pemuda atau kader muda PDIP Jawa Timur mendukung lima nama yang dinilai layak menjadi calon gubernur Jawa Timur pada Pilgub Jatim 2013, kata Ketua Departemen Pemuda DPD PDIP Jatim, Aven Januar, Senin.

Kelima tokoh adalah Drs Sirmadji Tj (Ketua DPD PDIP Jatim) dan Kusnadi SH (Sekretaris DPD PDIP), Drs Bambang DH (Wakil Wali Kota Surabaya), Drs Suyanto (Bupati Jombang), dan HM Buchori SH (Wali Kota Probolinggo).

"Kader muda se-Jatim mendukung mereka untuk memimpin Jatim. Mereka sangat potensial, dan ketokohannya selama beberapa tahun belakangan ini menonjol di mata masyarakat Jawa Timur, sehingga pantas memimpin provinsi ini," kata Aven.

Menurut dia, kelima tokoh tersebut merupakan kader PDIP yang memiliki karakter kepemimpinan tegas dan integritas dalam menjalankan amanat rakyat.

"Para tokoh itu mempunyai ciri khas dalam kepemimpinannya, termasuk prestasi yang telah disumbangsihkan terhadap warga Jawa Timur sehingga mereka cukup populer," katanya.

Ia menilai pembangunan Jawa Timur di bawah kepemimpinan Soekarwo selama ini secara umum dapat dinikmati rakyat Jatim secara merata dan baik. Hanya, sebagai partai pemenang nomor dua di Jatim, tokoh-tokoh PDIP pun potensial untuk maju sebagai calon dan memenangkan Pilgub 2013.

"Untuk Pilgub Jatim 2013, kami akan melakukan survei tentang popularitas kader-kader yang dianggap layak mencalonkan diri," katanya.

Ia mengharapkan survei tersebut juga akan ditampung sebagai usulan, kritikan dan saran bagi PDIP dalam menjalankan amanat penderitaan rakyat.

"Survei itu akan dilakukan secara triwulanan sampai menjelang Pilgub Jatim untuk melihat konsistensi popularitas dari masing-masing tokoh PDIP yang layak memimpin Jatim," katanya.

Sebelumnya (28/1), Sekjen DPP PDIP Tjahyo Kumolo di sela-sela Rakor Bidang Kehormatan Partai DPD PDIP Jatim di Surabaya, menegaskan bahwa Wakil Wali kota Surabaya Bambang DH untuk melaju dalam pemilihan gubernur (pilgub) Jatim atau DKI Jakarta masih akan ditentukan melalui survei.

"Untuk Surabaya, kita masih menginginkan ada kesinambungan Bu Risma dan Pak Bambang DH sampai selesai, sedangkan untuk Pilgub DKI Jakarta dan Pilgub Jatim memang sudah mulai ada penjaringan, evaluasi, dan survei," katanya. (*)