Kediri - Para petani di Kabupaten Kediri, mulai beralih ke tanaman perkebunan maupun hortikultura seperti tebu atau sayur daripada menanam tanaman bahan pokok seperti padi, karena tidak menentunya cuaca.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kediri, Widodo Imam Santoso di Kediri, Selasa mengatakan memang saat ini ada perubahan pola tanam. Jika sebelumnya petani memilih tanaman bahan pokok seperti padi, saat ini mereka mulai beralih ke tanaman perkebunan seperti tebu.

"Mungkin petani sengaja tanam tebu, terlebih lagi anomali iklim yang sering berubah. Petani mungkin juga tidak mau mengambil risiko," katanya.

Ia menyebut, jika tanam padi, para petani harus pantau terus. Umur tanaman juga relatif lebih pendek, sekitar 3-4 bulan, dan berbeda jika dibanding dengan umur tanaman tebu yang mencapai satu tahun. Para petani pun lebih santai, karena umurnya juga lebih lama.

Menurut dia, dengan luas lahan yang bertambah itu tentunya berdampak pada produksi tanaman pertanian di kabupaten, terutama padi. Jumlah produksi padi diperkirakan turun sekitar 5 persen karena adanya perubahan tanaman.

"Tentunya dampak dari adanya tambahan luas lahan itu bisa mengurangi produksi padi nantinya," katanya. (*)