Lumajang - Menteri Pertanian (Mentan) Suswono berencana mengunjungi kampung yang menjadi sentra perkebunan pisang mas kirana di Desa Kandang Tepus, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (3/11).

Kepala Dinas Pertanian Lumajang, Paiman, Rabu, mengatakan Mentan akan melihat secara langsung kegiatan kelompok tani dan gabungan kelompok tani (gapoktan) pisang mas kirana di Kecamatan Senduro.

"Mentan bersama rombongannya akan melihat dari dekat sentra perkebunan pisang mas kirana, dan juga proses pengemasannya di beberapa kelompok tani," tuturnya.

Menurut dia, petani yang membudidayakan pisang mas kirana di Desa Kandang Tepus cukup banyak, bahkan Pemkab Lumajang bersama pihak perbankan BNI 46 menggagas "Kampung Pisang Mas Kirana" di sana.

"Awalnya kami ingin meresmikan kampung pisang mas kirana bertepatan dengan kunjungan Mentan, namun rencana tersebut belum bisa dilaksanakan karena pihak BNI 46 belum siap," paparnya.

Mentan Suswono dijadwalkan melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Lumajang pada Kamis (3/10), setelah menghadiri kegiatan panen padi sekolah lapang di Pasuruan.

"Kemungkinan kunjungan Mentan di Lumajang sekitar pukul 13.00 WIB dan Disperta akan menampilkan sejumlah produk unggulan, selain pisang mas kirana," katanya, menambahkan.

Pisang mas kirana menjadi salah satu produk unggulan di Kabupaten Lumajang dengan ciri khas bentuk buah panjang bulat, lingir buah hampir tidak tampak, kulit buah berwarna kuning bersih, dan daging buah berwarna kuning cerah dengan rasa manis dan legit.

"Pisang mas kirana yang memiliki rasa manis itu hanya bisa tumbuh di lereng Gunung Semeru, sehingga jenis pisang buah segar itu tidak bisa ditemukan di daerah lain manapun," tuturnya.

Paiman mengemukakan ratusan ton pisang mas kirana baik kualitas A, B, maupun C di kirim ke luar daerah setiap bulan untuk memenuhi permintaan pasar yang cukup besar. Bahkan, Kabupaten Lumajang belum mampu memenuhi permintaan pasar tersebut.(*)