Jember - Harga kambing di Kabupaten Jember, Jawa Timur, mulai naik perlahan-lahan, menjelang Hari Raya Idul Adha.

Salah seorang pedagang kambing di Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, Muhammad, Sabtu, mengatakan harga kambing untuk Idul Adha biasanya naik sekitar 5-15 persen dibandingkan pada hari normal.

"Hampir tiap tahun harga kambing meningkat menjelang Hari Raya Kurban, namun peningkatannya tidak signifikan dan hal tersebut wajar karena pedagang ingin mendapatkan keuntungan lebih setahun sekali," tuturnya.

Harga kambing yang dijual Muhammad bervariasi dari Rp700 ribu hingga Rp1,3 juta tergantung ukuran dan berat hewan ternak untuk kurban itu. Semakin berat maka harganya semakin mahal.

Menurut dia, harga kambing dari peternak juga naik, sehingga pedagang harus menambah modal untuk membeli puluhan ekor kambing yang dijual kepada konsumen.

"Konsekuensinya kami harus menaikkan harga jual kepada konsumen, agar tetap mendapat keuntungan karena pedagang harus memelihara hewan ternak itu selama beberapa hari hingga Hari Raya Idul Adha," katanya.

Hal senada juga disampaikan pedagang kambing lainnya, Ali Zaenal, yang menjadi pedagang kambing musiman selama 10 tahun terakhir.

Ia menuturkan biasanya penjualan kambing meningkat pada H-3 hingga H-1 Idul Adha karena banyak konsumen enggan memelihara hewan kurban terlalu lama di rumahnya dan harganya juga meningkat.

"Biasanya kambing yang terjual pada H-3 Idul Adha bisa mencapai 10-15 ekor per hari, namun beberapa hari terakhir penjualan kambing berkisar 2-3 ekor saja. Semakin dekat Idul Adha maka harga semakin naik yakni kenaikannya berkisar Rp50 ribu hingga Rp100 ribu per ekor," katanya menambahkan.

Harga kambing jelang Idul Adha tahun ini, lanjut dia, meningkat dibandingkan Idul Adha tahun lalu, namun kenaikannya tidak signifikan yakni sekitar Rp100 ribu hingga Rp200 ribu per ekor.

Hampir di sepanjang jalan di kawasan kota Kabupaten Jember terlihat para pedagang kambing musiman bermunculan dan menempati sejumlah ruas jalan yang strategis untuk menjual kambing dalam memanfaatkan momentum Idul Adha.(*)