Surabaya - Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL tampak berhasil "melumpuhkan" musuh yang melarikan diri dengan berkendara mobil setelah terjadi kejar mengejar di jalanan.

Keterangan pers dari Dinas Penerangan Armatim kepada ANTARA di Surabaya, Selasa, menjelaskan aksi Kopaska itu merupakan rangkaian Latihan Bersama (Latma) Flash Iron 11-02 JCET di Lapangan Tembak Koarmatim Ujung Surabaya.

Kegiatan latihan penghadangan dan kontra penghadangan yang dilaksanakan saat itu merupakan bagian dari operasi tempur pengaman VIP Personel Security Detail (PSD).

Drama pertempuran itu melibatkan personel Kopaska TNI AL dan US Navy Seal yang terjadi ketika iring-iringan kendaraan VIP yang mereka kawal dihadang segerombolan musuh dengan melancarkan serangan berupa tembakan serentetan senapan otomatis.

Personel Kopaska dengan sigap langsung membalas tembakan menggunakan senjata laras panjang jenis M16-A4 dan Steyer.

Kendaraan mereka terus dihujani tembakan secara sporadis. Personel Kopaska dan Navy Seal membalas tembakan itu dan menggunakan kendaraan mereka sebagai tameng.

Tembakan beruntun dilancarkan ke arah kotak keberadaan musuh untuk saling melindungi rekan mereka guna melaksanakan pengunduran dan mencari tempat perlindungan yang lebih aman.

Latihan itu merupakan bagian dari beberapa kegiatan operasi di antara perang kota "Urban Warfare", VIP Protection, Personel Security Detail (PSD), dan penghadangan.

Beberapa latihan operasi tempur itu rencananya akan dilaksanakan di daerah latihan yang bertempat di Pangkalan Udara Angkatan Laut (Lanudal) Juanda Surabaya dan Banyuwangi Jawa Timur.

Sebelumnya, Kopaska TNI AL bersama US Navy Seal meningkatkan kemampuan menembak (Markmanship) di Lapangan Tembak Koarmatim Ujung Surabaya sebagai bagian dari Latihan Bersama (Latma) Flash Iron 11-02 JCET antara keduanya.