Surabaya - Kantor Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan (Dishub LLAJ) Provinsi Jawa Timur di Jalan A Yani, Surabaya, Selasa, dipadati ratusan pendaftar mudik gratis menjelang Lebaran.

Pada Lebaran tahun ini, Dishub LLAJ Jatim menyiapkan 91 unit bus untuk mengangkut para pemudik dari Surabaya menuju berbagai daerah di Jatim.

Hal itu masih ditambah lagi 40 unit bus yang akan mengangkut para pemudik dari daerah asalnya untuk kembali ke Surabaya seusai Lebaran nanti.

Dibandingkan tahun lalu, jumlah bus yang dikerahkan Dishub LLAJ untuk mengangkut para pemudik lebih banyak. Jumlah bus untuk pemudik gratis Lebaran tahun lalu sebanyak 121 unit, sedangkan tahun ini 131 unit.

Sejak dibuka pada Senin (1/8) lalu, calon pemudik yang mendaftar di kantor Dishub LLAJ Jatim pada Selasa pagi lebih banyak. Hal itu dikarenakan masyarakat baru mengetahui pengumuman mudik gratis, Senin malam.

Pendaftaran mudik gratis dibuka hingga tanggal 8 Agustus 2011 mulai pukul 08.00 sampai dengan 12.00 WIB. Para calon pemudik diwajibkan membawa salinan KTP dan Keterangan Keluarga serta mengisi formulir yang disediakan Dishub LLAJ.

Formulir itu kemudian ditukarkan tiket mudik gratis yang di dalamnya tertera nama pemudik dan daerah tujuan pemudik.

Purwanto (41), calon pemudik tujuan Slahung, Kabupaten Ponorogo, mengaku memanfaatkan fasilitas gratis dari pemerintah itu karena dapat menghemat biaya dan lebih efektif di perjalanan.

"Kalau naik bus umum biayanya bisa mencapai Rp25 ribu per orang, dan itu pun tidak efektif," kata penjual makanan di kawasan Rungkut, Surabaya, yang hendak mudik bersama istri dan seorang anaknya yang sudah empat kali mengikuti mudik gratis.

Mudik gratis tersebut rencananya berangkat dari depan kantor Dishub LLAJ Jatim pada tanggal 27 dan 28 Agustus 2011. Bus yang disediakan Dishub Jatim itu akan melayani pemudik di jalur
Surabaya-Situbondo-Banyuwangi, Surabaya-Jember-Banyuwangi, dan Surabaya-Bondowoso.

Selain itu, Surabaya-Malang-Blitar, Surabaya-Kertosono-Tulungagung-Trenggalek, Surabaya-Madiun-Magetan, Surabaya-Caruban-Karangjati-Ngawi, Surabaya-Bojonegoro-Tuban, Surabaya-Pamekasan-Sumenep, Surabaya-Nganjuk, Surabaya-Kediri, dan Surabaya-Magetan-Pacitan.

Kepala Seksi Angkutan Dalam Trayek Dishub LLAJ Jatim, Wiwik Winiarti, mengatakan, program mudik gratis itu diprioritaskan untuk karyawan, buruh lepas, buruh bangunan, pembantu rumah tangga, PNS golongan I dan II, tenaga honorer, yatim puatu, kaum duafa, pelajar, dan mahasiswa.

"Program ini untuk mengurangi jumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor dan mengurangi angka kecelakaan di jalan," katanya.*