Surabaya - Bakso, makanan paling populer dan banyak digemari masyarakat Indonesia, sehingga beragam bentuk, model, rasa, dan nama tersaji bagi "Si Pentol", mulai halusan, kasaran hingga urat. Model Si Pentol juga ada yang kotak, sementara untuk ukuran ada yang sebesar kelereng hingga bola tenis, dan bahkan ada yang menyajikan seukuran bola sepak.

Salah satu "yang lain" disajikan Bakso Raja, kuliner populer yang gerainya hanya di Jalan Taruna, Desa Wage, Kecataman Taman, Sidoarjo ini. Selain menyajikan menu reguler seperti bakso campur, pangsit mi, juga bakso bakar.

Bakso bakar merupakan perpaduan bakso pada umumnya dan sate. Pasalnya, diolah dan disajikan dengan menu layaknya sate, sehingga menimbulkan rasa yang berbeda dan bisa dikata sensasional, sehingga tidak heran bila penggemarnya selalu berupaya mendatangi gerai bakso milik Pak Imam ini.

Pantol bakso umumnya dibelah jadi empat bagian dan ditusukkan layaknya sate, selanjutnya dibakar dengan perpaduan bumbu kecap dan kacang seperti sate umumnya. Sehingga perpaduan unik inilah yang menimbulkan rasa berbeda, uenakkkk tenan.

Gerai yang berada di sisi Lapangan Sepak bola Wage dan bersebelahan dengan gerai meubel berbahan kayu jati ini, menyajikan bakso bakar sebagai menu andalannya, dimana satu porsi berisi lima tusuk --lima pentol-- bakso bakar dihargai Rp7.500.

Tapi, bagi penggemar bakso bakar harus bersabar, pasalnya untuk menyajikan makanan khas dan unik ini memerlukan waktu cukup lama sekitar 30 menit.

Biasanya pramusaji atau anak buah Pak Imam, selalu berkata kepada pelanggan yang memesan bakso bakar,"rada lama Pak!, bisa pesan yang lain dulu!"

Jadi pelanggan bisa mendahulukan menu lainnya seperti pangsit mi, bakso reguler plus gorengan atau minuman beraneka jus buah seperti melon, jeruk, sirsak, apel, alpukat, blewah, kopi, teh hingga susu soda yang dipatok harganya Rp2.000 hingga Rp4.500 per-gelasnya.

Usai menu pilihan lainnya nyaris habis disantap, baru bakso bakar disajikan. Tapi waktu untuk menunggu tidak akan sia-sia dan akan terbayar lunas bahkan berlebih dengan rasa yang diberikan oleh "Si Pantol Bakar Sate" ini.