Rabu, 16 Agustus 2017

SMK PGRI Lawang Tahan 19 Ijazah Siswa

id SMK, PGRI, Lawang, Tahan, 19, Ijazah, Siswa, antara, jatim, Malang, Raya,
SMK PGRI Lawang Tahan 19 Ijazah Siswa
Malang - SMK PGRI Lawang, Kabupaten Malang diduga menahan 19 ijazah siswa setempat, karena siswa bersangkutan belum melunasi uang administrasi sekolah senilai Rp1 juta hingga Rp4 juta.

Salah satu siswa, Hasyim Abdillah, Selasa mengatakan, dirinya diwajibkan melunasi uang tunggakan adiminstrasi sekolah senilai Rp1,9 juta, dan diancam ijazahnya tidak bisa diambil jika belum melunasi uang tersebut.

"Saya sudah minta surat keringanan beban biaya, namun pihak kepala SMK PGRI Lawang hanya menjanjikan, dan saya pun terpaksa menghutang tetangga," ujar putra pasangan Suwarkarno dan Sukarti yang bertempat tinggal di Jalan Dorowati RT2 RW1 Lawang, Kabupaten Malang tersebut.

Hasyim menjelaskan, dari total 23 temannya yang ijazahnya sebelumnya ditahan, saat ini hanya tinggal 19 siswa yang masih ditahan, sisanya sudah melunasi uang administrasi.

"Teman saya yang belum melunasi uang adminstrasi dan ijazahnya masih ditahan itu, saat ini ada yang bekerja di bagian cuci sepeda motor serta bengkel," ucap Hasyim.

Salah satu guru otomotif, Hartono membenarkan adanya penahanan ijazah 19 siswa tersebut, pihaknya mengaku telah melakukan mediasi dengan kepala SMK PGRI Lawang agar ke-19 siswa tersebut diberi keringanan biaya, sehingga siswa bersangkutan bisa menggunakan ijazah untuk bekerja dan tidak ditahan.

"Kami sudah melakukan mediasi untuk membantu 19 siswa itu, namun Kepala SMK PGRI Lawang hanya menjanjikan akan memberi keringanan, dan hingga sekarang janji itu belum terwujud," kata Hartono.

Hartono mengatakan, telah membawah masalah ini ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Malang dan salah satu LSM setempat untuk ditindaklanjuti.

"Saya sudah melaporkan hal ini ke Kejari dan LSM Malang Corruption Watch (MCW), dan berharap ijazah 19 siswa itu tidak ditahan," ucap Hartono.

Sementara itu, Kepala SMK PGRI Lawang, Drs Lulut Prabudi membantah adanya penahanan ijazah 19 siswa tersebut. "Tidak ada ijazah yang ditahan, dan semua sudah kita berikan saat lulusan siswa kemarin," kata Lulut ketika dikonfirmasi terkait masalah ini.

Lulut mengaku, dari total 34 siswa SMK PGRI Lawang yang lulus tahun 2010, semua ijazahnya sudah diserahkan oleh pihak sekolah, dan tidak ada yang ditahan.

Editor: FAROCHA


COPYRIGHT © ANTARA 2011

Baca Juga

Generated in 0.154 seconds memory usage: 0.58 MB