Jember - Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Silo menangkap Sut (25) karena mencuri biji kopi seberat 20 kilogram di Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Sumberwadung Kabupaten Jember.

Kapolsek Silo, Zainuri, Jumat, mengatakan Sut, warga Desa Harjomulyo, Kecamatan Silo, tertangkap mencuri biji kopi oleh petugas PDP yang sedang melakukan patroli di kawasan perkebunan setempat.

"Kami menerima laporan dari petugas PDP, bahkan tersangka sudah ditangkap oleh petugas dan dibawa ke Polsek Silo untuk diproses hukum lebih lanjut," tuturnya.

Menurut dia, polisi akan menindaklanjuti laporan petugas PDP dan menahan tersangka di sel tahanan Mapolsek Silo, dengan barang bukti yang disita yakni 20 kg biji kopi yang sudah dipetik tersangka.

"Kalau dilihat jumlah biji kopi yang dicuri memang nilai jualnya tidak seberapa, namun perbuatan tersangka sudah memenuhi unsur tindak pidana pencurian sesuai dengan pasal 363 KUHP," paparnya.

Petugas PDP, lanjut dia, sudah beberapa kali melakukan sosialisasi kepada warga di sekitar perkebunan, agar ikut menjaga kebun kopi milik PDP dan tidak mencuri biji kopi.

"Mudah-mudahan dengan proses hukum seperti ini, warga tidak lagi mencuri biji kopi di wilayah Perusahaan Daerah Perkebunan," katanya berharap.

Ia menjelaskan polisi sudah meminta keterangan pelapor dan saksi yang mengetahui pencurian biji kopi di wilayah PDP Sumberwadung, sehingga berita acara pemeriksaan (BAP) akan segera diserahkan ke Kejaksaan Negeri Jember dalam waktu dekat.

Secara terpisah, tersangka Sutrisno mengakui perbuatannya dan menyesal telah mencuri biji kopi milik PDP Sumberwadung.

"Saya nekat mencuri biji kopi untuk memenuhi kebutuhan keluarga karena sudah tidak ada beras di rumah. Pekerjaan sebagai pencari rumput tidak bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari," tuturnya.