Kediri - Kampus Universitas Brawijaya yang akan membuka cabangnya di Kediri dalam tahun ajaran baru 2011 ini menambah dua jurusan baru, hingga total jurusan yang dibuka adalah 11 jurusan.

"Kemarin sudah ada tambahan dua jurusan baru untuk pembukaan di Kediri, jurusan IPA yaitu ilmu administrasi publik dan ilmu administrasi bisnis," kata Koordinator penerimaan pendaftaran UB (Universitas Brawijaya) di SMAN I Kediri, Ulfatul Mufida di Kediri, Senin.

Ia mengatakan, hingga saat ini jumlah pendaftar untuk ikut kuliah UB di Kediri mencapai 245 pendaftar, yang terdiri dari 113 pendaftar jurusan IPA dan sisanya, 132 pendaftar jurusan IPS.

Pihaknya menyebut, dari jurusan tersebut jumlah pendaftar yang paling banyak peminatnya adalah jurusan informatika dan keperawatan untuk jurusan IPA, sementara untuk jurusan IPS ada dua jurusan manajemen dan hukum.

"Kalau dipersentase ada sekitar 30 persen. Jumlahnya cukup banyak jika dibandingkan dengan jurusan lainnya," ucapnya.

Untuk pendaftaran, Ulfa mengatakan akan ditutup pada tanggal Kamis (7/7). Peserta seluruhnya akan mengikuti ujian di SMAN I Kediri dengan menempati seluruh ruangan yang ada di dalam sekolah. Mereka akan mengikuti tes tulis yang dikawal langsung dosen dari Universitas Brawijaya dan pengawas dari sekolah pada tanggal Minggu (10/7) pukul 10.00 WIB.

Ulfa juga mengatakan, jumlah ruangan yang akan digunakan untuk ujian sebanyak 27 ruangan. Tetapi, jika masih kurang, pihaknya juga sudah mempersiapkan lokasi laboratorium untuk digunakan sebagai tempat ujian.

"Idealnya, untuk ujian nanti ruangannya akan ditempati 20 orang. Jumlah ruang kelas di kami ada 27 ruangan, jika kurang kami akan gunakan laboratorium," paparnya.

Menurut dia, jumlah pendaftar yang masuk ke Kediri saat ini terbilang banyak untuk golongan kampus cabang yang baru dibuka. Jumlah yang ada saat ini dimungkinkan masih akan bertambah, seiring dengan masih adanya kesempatan untuk pendaftaran, tiga hari lagi.

Pihak kampus UB memang telah bekerja sama dengan Pemkot dan Pemkab Kediri untuk mendirikan kampus cabang di daerah ini. Pendirian ini bertujuan untuk pemerataan dan perluasan akses masyarakat untuk belajar di perguruan tinggi yang berkualitas.

Program studi yang dibuka di Kediri adalah program yang selama ini banyak diminati oleh masyarakat. Pihak UB juga sudah menjamin proses belajar mengajar dan mutu lulusan dari kampus tersebut. Bahkan, untuk masalah status ijazah akan disamakan dengan mereka yang kuliah di Malang.

Pihak kampus UB saat ini juga sudah mempersiapkan untuk membangun sebuah gedung untuk program perkuliahan. Sambil menunggu gedung itu jadi, penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar untuk sementara dilakukan di gedung diklat dalam kompleks Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Jalan Veteran dan Universitas Pawyatan Daha, Jalan Soekarno-Hatta, Kediri.

Sementara itu, jumlah program studi yang ada di kampus UB hingga kini mencapai 74 program, 11 di antaranya akan diselenggarakan di Kediri. Program itu di antaranya untuk jurusan IPS adalah hukum, manajemen, komunikasi, ilmu administrasi publik, dan ilmu administrasi bisnis.

Sedangkan, untuk jurusan IPA adalah agroekoteknologi, agribisnis, teknik iformatika, teknologi industri pertanian, ilmu keperawatan, agrobisnis perikanan.

Untuk masalah ketentuan pendaftaran para calon mahasiswa, juga sama seperti di Malang, yaitu membayar biaya pendaftaran Rp300 ribu, mengisi formulir yang disertai dengan lampiran ijazah yang sudah dilegalisasi satu lembar dan foto ukuran 3 cm x 4 cm tiga lembar.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemerintah Kota Kediri, Hariadi, mengatakan tujuan utama pendirian kampus UB di Kediri untuk mengakomodasi para calon mahasiswa yang berasal dari wilayah Kediri sekitarnya, agar tidak terlalu jauh bersekolah di Malang.

Pemkot juga sudah mempersiapkan berbagai upaya untuk kelancaran aktivitas belajar mengajar di Kediri, termasuk dengan memberikan tempat sementara dalam proses kegiatan belajar mengajar.

Pihaknya juga berharap, kegiatan ini mampu menumbuhkan tingkat perekonomian di wilayah Kediri dan sekitarnya.

"Kami harap, dengan pendirian kampus ini dapat memberikan manfaat," kata Hariadi.