Pasuruan – Taman Safari Indonesia (TSI) II Prigen, Pasuruan, Jawa Timur menargetkan jumlah pengunjung mencapai 200 ribu selama musim libur sekolah.

GeneralManager TSI II Prigen, Michael Sumampau, Minggu (3/7) mengatakan, jumlah pengunjung TSI Prigen selama musim libur sekolah naik drastis dibanding hari-hari biasa. Michael Sumampau menargetkan, jumlah pengunjung TSI II Prigen bisa mencapai 200 ribu orang selama musim libur sekolah.

Kepadatan pengunjung TSI II Prigen mulai terlihat pada antrean mobil yang akan memasuki pintu gerbang, serta kepadatan pengunjung di wahana-wahana rekreasi, panggung atraksi edukasi satwa, dan restoran-restoran.

Di TSI Prigen selalu ada wahana wisata yang baru. Terakhir, untuk menyambut libur sekolah, TSI sengaja menyiapkan atraksi menantang berupa pertunjukan ‘Temple of Terror”.

Kelahiran bayi satwa juga menjadi daya tarik tersendiri bagi TSI II Prigen. Pengunjung yang datang ke TSI II Prigen juga diketahui bukan untuk pertama kalinya datang, tapi telah beberapa kali mengyunjunginya.

Michael Sumampau mengungkapkan, daya tarik TSI II Prigen, seperti juga TSI I Brogor, mauppun TSI III Bali adalah keberhasilan dalam konservasi satwa liar.

Keberhasilan TSI dalam melakukan konservasi satwa maupun breeding satwa dilakukan dengan cara, memaksimalkan satwa dengan menggunakan pakan yang tepat.

Perawatan satwa juga harus dilakukan secara maksimal. Dijelaskan, keeper dan dokter hewan bertangggung jawab atas kesehatan satwa yang dirawat selama 24 jam. Serta pembuatan kandang dan exhibit yang tepat.

Disebutkan, keberhasilan TSI II Prigen dalam konservasi satwa liar diantaranya keberhasilan breeding, seperti orangutan, bekantan, gajah, serta satwa lainnya. Termasuk keberhasilan TSI II Prigen dalam mengembangkan satwa liar Jerapah.

TSI II Prigen tercatat telah empat kali berhasil mengembangkan Jerapah yang asal Afrika termasuk saatwa yang sulit dikembangkan di Asia, khusunya di Indonesia.