Sidoarjo - Nelayan Desa Bluru, Kecamatan Kota Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Jatim, menggelar ritual sedekah laut atau yang disebut "Nyadran", sebagai ungkapan rasa syukur dan juga sebagai peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw.
Ketua Paguyuban Nelayan 'Sumber Rejeki' Bluru Kidul, Waras, Minggu, mengatakan, kegiatan seperti ini sudah dilakukan sejak jaman nenek moyang.
"Sejak saya kecil hingga saat ini, setiap kali peringatan Maulid Nabi Saw selalu dilakukan peringatan Nyadran sebagai ungkapan rasa syukur kepada Yang Maha Kuasa," ucapnya.
Ia mengemukakan, pada peringatan Nyadran kali ini sedikitnya 40 perahu nelayan, disiapkan untuk membawa sesajen dan juga nasi tumpeng untuk dilarung selama perjalanan menuju ke muara sungai.
"Terdapat sekitar sembilan titik yang digunakan untuk melarungkan sesajen tersebut," paparnya.
Lokasi tersebut, berupa pertemuan sungai dan juga beberapa lokasi yang dianggap memiliki kekuatan mistis.
Selain melarungkan sesajen, nelayan juga melakukan doa bersama di makam Dewi Sekardadu yang terletak di muara sungai.
"Kami sebagai nelayan Bluru meyakini, jika makam Dewi Sekardadu merupakan leluhur kami. Sehingga, wajib bagi kami untuk melakukan ritual doa bersama di makam tersebut," tuturnya.
Sementara idalam sambutannya, Wakil Bupati Sidoarjo H.Saiful Ilah minta masyarakat Nelayan Bluru Kidul, untuk tetap melestarikan tradisi sedekah laut ini sebagai salah satu wisata lokal Sidoarjo.
Pasalnya, sedekah laut Nyadran ini, kata Saiful, adalah tradisi yang lahir sejak zaman nenek moyang dahulu kala.
"Mari tradisi ini dirawat dengan sebaik baiknya," ucapnya berharap.
Ia juga mengimbau kepada warga masyarakat di Bluru Kidul yang berprofesi sebagai nelayan untuk selalu mengingat dan melestariskan budaya leluhurnya.
"Salah satunya dengan tetap melakukan ritual Nyadran pada setiap peringatan Maulid Nabi Saw," katanya.
Menurut dia, kegiatan nyadran tersebut sudah menjadi salah satu agenda pariwisata yang ada di Kabupaten Sidoarjo.
"Sudah sepatutnya, warga Sidoarjo lainnya juga bangga dengan adanya peringatan seperti ini," tuturnya.
Nelayan Bluru Gelar Sedekah Laut
Top Stories : Budaya & Pariwisata
Tajuk
Makna Holistik di Balik Mudik Lebaran




























