Jakarta - Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Kamis sore, cenderung stabil, karena pelaku pasar masih belum aktif bermain di pasar.

Para pelaku pasar masih menunggu kelanjutan setelah DPR mengambil putusan soal dana talangan Bank Century yang dinilai bermasalah, kata analis Valas PT Bank Saudara Tbk, Rully Nova di Jakarta, Kamis.

Ia menilai pelaku pasar masih menunggu kelanjutan dari keputusan sidang paripurna DPR, apakah masalah dana bantuan Bank Century akan dilanjutkan atau tidak ke pengadilan,

Nilai tukar rupiah terhadap dolar menjadi Rp9.275-Rp9.285 per dolar dibanding penutupan hari sebelumnya Rp9.270-Rp9.280 atau turun lima poin.

Rully Nova mengatakan, apabila keputusan itu tidak dibawah ke Pengadilan dikhawatirkan akan timbul reaksi yang keras dari para mahasiswa dengan melakukan demo besar-besaran.

"Kami optimistis pasar masih menunggu kelanjutan dari keputusan itu yang mengakibatkan kegiatan pasar agak berkurang, " ucapnya.

Pelaku pasar menahan diri karena mereka masih berada di luar pasar mengikuti perkembangan lebih lanjut mengenai masalah Bank Century.

Meski demikian, dampak negatif dari sidang paripurna terhadap pasar uang khususnya rupiah relatif masih kecil, ujarnya.

Menurut dia, koreksi terhadap rupiah, karena pasar regional agak melemah, akibat merosot bursa Tokyo dan AS.

Namun tekanan dari regional cenderung tidak besar yang kurang berdampak terhadap pergerakan rupiah, katanya.

Posisi rupiah saat ini cukup bagus yang menunjukkan pelaku pasar masih berada di pasar, meski mereka saat ini agak hati-hati menempatkan dananya di pasar domestik.

"Kami memperkirakan rupiah akan dapat bergerak naik lagi pada sore nanti, karena sidang paripurna DPR telah memutuskan kasus dana talangan Bank Century adalah bermasalah," katanya.

Ia mengatakan, pasar juga menunggu data tenaga kerja AS yang keluar pada akhir pekan ini yang diperkirakan akan lebih baik dibanding sebelumnya.

Apabila tenaga kerja AS membaik, maka menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi AS masih tumbuh, ucapnya.