Malang – Penjualan bunga menjelang “Valentine Day” atau yang biasa disebut sebagai hari kasih sayang meningkat hingga 200 persen. Peningkatan ini, terjadi khususnya untuk bunga jenis mawar.
Salah satu petani bunga di Sidomulyo, Kota Batu, Jawa Timur, Fathul Yassin, Selasa, mengatakan, penjualan bunga pada hari biasa cukup susah, namun saat menjelang “Valentine Day” meningkat hingga 200 persen.
Ia menjelaskan, pada hari biasa menjual bunga mawar jenis "pot pland" kecil seharga Rp1.000- Rp3.000/pot, mawar "cup flower" seharga Rp1.000/tangkai. Namun, menjelang "Valentine Day" meningkat sekitar Rp5.000/pot dan mawar menjadi Rp3.000/tangkai.
"Penjualan kita naikan, sebab permintaan terhadap bunga juga meningkat," katanya.
Yassin menuturkan, permintaan mawar setiap hari biasanya mencapai 100 tngkai, namun menjelang “Valentine Day” menjadi 300 mawar/hari. Apabila hari biasa cukup susah menjual bunga mawar. Namun bila Valentine tiba, permintaan cukup banyak yang datang.
Diperkirakan, penjualan mawar akan mencapai puncaknya pada tanggal 14 Februari atau saat hari "H Valentine Day" mendatang.
"Seperti tahun sebelumnya, saat hari H Valentine atau 14 Februari biasanya bisa terjual 2.000 pucuk bunga mawar/hari," tutur Yassin.
Bunga mawar merupakan bunga yang biasanya selalu diidentikkan dengan bunga kasih sayang, sedangkan Kawasan Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu, Kota Batu ini, terkenal sebagai salah satu pusat pertanian bunga, khususnya bunga mawar.
Dengan datangnya "Valentine Day" ini, warga setempat khusunya petani dalam menjual bunga tidak hanya dilakukan di dalam permukiman seperti hari biasa, namun warga sudah menyerbu sejumlah jalan utama Kota Batu.
Penjualan Bunga Meningkat 200 Persen Jelang Valentine

Top Stories : Budaya & Pariwisata
Tajuk
Saatnya Perempuan Keluar dari "Jerat" Ketidakberdayaan




























