Batam - Sebuah kapal kayu yang membawa tenaga kerja ndonesia (TKI) ilegal yang hendak diselundupkan ke Malaysia tenggelam di perairan Batam, Senin.
"Sebanyak 16 penumpang selamat, setelah sempat terapung di perairan sekitar satu jam," kata Kasat Polair Poltabes Barelang, Kompol Mada Roostanto.
TKI diselamatkan "Crue Boat (CB)" Petir milik PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang kebetulan melalui perairan tersebut.
Petugas CB Petir kemudian menyerahkan TKI ilegal kepada Polair Barelang, sedangkan dua orang anak buah kapal (ABK) diduga melarikan diri.
Menurut Kompol Mada Roostanto, tenggelamnya kapal kayu kecil tersebut akibat muatan yang melebihi kapasitas.
"Kapal itu terlalu kecil, muatannya melebihi kapasitas, sehingga mudah oleng ketika dihadang gelombang," kata Kasat Polair.
Mengenai dua ABK yang kabur, ia mengatakan Polair segera mencari untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut.
"TKI ini 'kan korban dari "human trafficking", sedangkan pelaku kejahatannya, adalah pemilik kapal dan dua ABK tersebut," katanya.
Kapal Penyelundup TKI Tenggelam di Perairan Batam
Top Stories : Info TKI
Tajuk
Calon Kepala Daerah Perempuan: Kapabilitas versus Popularitas




























