Malang - Pelatih Arema Malang, Robert Albert, yang sebelumnya mengancam ikut hengkang dari skuad tim Singo Edan terkait mundurnya pelatih kiper, Herman Kadiaman, akhirnya batal mengundurkan diri.

Ketua Yayasan Arema Indonesia, Muhammad Nur, usai memberikan keterangan pers kedua kalinya pada pukul 16.30 WIB, Sabtu, mengatakan, Pelatih Kepala, Robert Albert dipastikan tidak jadi mundur, namun yang mundur hanya pelatih kiper Herman Kadiaman.

Pengunduran diri Herman, dikarenakan adanya masalah keluarga yang harus segera diselesaikan secepatnya. "Sebelumnya, Albert juga mengancam mengundurkan diri, sebab menurut Albert, pengunduran diri Herman dikarenakan tekanan pihak manajemen Arema. Namun setelah kita jelaskan kepada Albert, akhirnya Albert tidak jadi mundur," ujarnya.

Keteranganya pers yang dilakukan pihak Arema dalam menyelesaikan polemik pengunduran diri Herman ini sempat terjadi dua kali, yakni pukul 14.00 WIB dan Pukul 16.30 WIB.

Dalam keterangan pers pertama, Albert Robert dinyatakan mundur, namun berubah pada keterangan pers kali kedua setelah Manajemen Arema melakukan komunikasi dengan Albert.

Sedangkan pada keterangan pers kedua yang dihadiri semua komponen tim, seperti dari manajemen yang diwakili Gunadi Handoko selaku Direktur PT Arema Indonesia, Ketua Yayasan Arema, Muhammad Nur, serta Presiden Kehormatan PT Arema Indonesia yang baru, yakni Rendra Kresna, Albert tidak jadi mengundurkan diri.

"Pak Herman resmi mengundurkan diri dari Arema. Saya ucapkan banyak terima kasih atas partisipasinya pada Arema,” kata Nur setelah memberikan keterangan pers tersebut.

Sementara mundurnya Herman juga disertai mundurnya kiper Arema yang juga merupakan kiper Nasional, yakni Markus Maulana.

Nur menjelaskan, mundurnya kiper berkepala plontos ini membuat pernyataan sendiri mengenai kemundurannya. "Kami masih membicarakan hal ini, sebab Markus masih terikat kontrak dengan Arema," katanya.

Meski demikian, pihak tim Arema siap menggantikan dengan kiper kedua apabila pernyataan resmi Markus ditindaklanjuti kepada manajemen.