Oleh Dewanti Lestari
Jakarta - "Males deh senyum sama orang yang gak sincere ... mending senyum sama tembok," kata Yuni dalam statusnya di Facebook yang kemudian ramai-ramai ditanggapi beberapa temannya.
Facebook bukan saja sangat interaktif, dimana antarteman bisa saling melontarkan kata-kata dan menanggapi, tetapi juga dengan mudah bisa berbagi foto dan video.
Mudah juga berkisah panjang seperti layaknya "ngeblog" dan menerima responnya, mengirim pesan personal seperti e-mail (surat elektronik), hingga berdiskusi dalam berbagai forum seperti milis, bahkan "chatting" pun bisa, seperti ber-YM (yahoo messenger).
Facebook juga menawarkan berbagai fitur lain, misalnya, fitur untuk mengundang ke suatu jadwal acara, ajakan untuk mendukung suatu opini tertentu, saling berbagi bunga, coklat, atau kartu yang mengakrabkan, hingga ber-"game" ria.
"Yang paling asyik ada 'game'-nya, saya ikut berbagai game di facebook, dari mulai Mafia Wars, Poker, farmville, Cafeworld, dan lain-lain," tutur Indra, seorang karyawan swasta penggemar "game online" (permainan dalam jaringan).
Ia mengatakan, sangat senang bisa memiliki kafe sendiri di Cafeworld yang selalu dikunjungi teman-teman facebook-nya, membeli dan menyusun meja-kursi dan berbagai dekorasi lain dan memasak makanan, sehingga mendapatkan uang dari sana, meskipun ini semua hanya mimpi dalam dunia maya.
Meroket
Situs jejaring sosial yang satu ini memang cepat sekali meraih pengikut, seiring dengan semakin meluasnya jaringan internet dan meningkatnya telepon "mobile" yang bisa berinternet ria.
Pada Januari 2010 ini, menurut data "Royal Pingdom", Facebook telah mengumpulkan 350 juta akun pengguna dimana separuh di antaranya masuk (log in) setiap hari dan sebagian dari itu memerbarui statusnya. Fakta lain, 2,5 miliar foto diunggah setiap bulannya ke dalam facebook.
Indonesia, menurut analisis "Facebakers", kini menjadi negara kedua setelah AS dimana facebook meraih pengikut sebesar 1,55 juta peserta dengan pertumbuhan 11,48 persen. Akun facebook di AS sendiri mencapai 3,14 juta.
Situs jejaring sosial karya mahasiswa jenius Harvard University, Mark Zuckerberg itu telah mengalahkan kepopuleran berbagai situs jejaring sosial lainnya seperti MySpace, Twitter, Classmates, Ning, Hi5, Tagged, Multiply, Friendster, Netlog dan lain-lain.
Facebook memang telah mengalahkan MySpace yang dua tahun lalu masih memiliki lebih dari dua per tiga total pasar situs jejaring sosial, namun dengan drastis kehilangan pasarnya pada bulan-bulan terakhir 2008. Facebook telah merebut pasar ini.
Menurut provider laman metric Hitwise, trafik Facebook pada akhir 2009 makin meroket, dimana meningkat sekitar 200 persen dari tahun sebelumnya.
Soal ini, Facebook telah mengklaim sudah menguasai 60 persen pasar dari 154 kompetitornya dan memastikan tidak akan menjadi MySpace selanjutnya.
Masa keemasan MySpace yang pernah menjadi situs jejaring sosial yang paling banyak dipakai telah memudar, seperti halnya friendster dan "multiply" di Indonesia.
Menarik
Sementara itu, menurut praktisi dunia "software" (perangkat lunak), Sajumah Umar Maya, kepopuleran facebook disebabkan karena tampilan yang menarik dan banyak memiliki aplikasi.
Aplikasi populer yang ada di facebook misalnya, "Causes", suatu aplikasi penggalangan dana untuk berbagai kasus di dunia seperti gempa Haiti hingga penggalangan dana untuk tentara Israel.
Aplikasi lainnya, misalnya, "Birthday Calender" yang dikembangkan oleh BigDates Solutions, Top Friends oleh Slide, Inc., bahkan aplikasi lokal seperti Kartu Lebaran yang dikembangkan Rina Ariani, hingga berbagai aplikasi game seperti Texas HoldEm Poker yang dikembangkan Zynga dan dimainkan lebih dari 18 juta pengguna facebook sertiap bulan.
Semua aplikasi tersebut melengkapi aplikasi asli milik facebook seperti Gifts, Events, Notes, Groups, Photo dan Video, serta membuat para pengembang game dan sejenisnya memiliki kesempatan bagus untuk terjun ke dalam jejaring sosial dan mendapat promosi untuk produk dan "branding", ujarnya.
Sementara itu, "Bapak Blogger Indonesia", Enda Nasution mengakui, kelebihan facebook adalah memberi tempat untuk berbagai aplikasi di luar yang dikembangkan facebook.
Namun di luar itu, lanjut pemilik akun di facebook, myspace, twitter, multiply, blogspot, friendster, sampai Hi5 itu, semua situs jejaring sosial memiliki fungsi yang hampir sama.
"Tidak ada yang lebih menarik dari yang lainnya, semua sama saja, tergantung selera orang," katanya sambil mengakui lebih sering menggunakan facebook dan twitter dibanding lainnya, hanya karena kebanyakan temannya berada di dua situs tersebut.
Soal kepopuleran facebook karena banyak aplikasi "game"-nya menurut dia, tidak juga, karena MySpace pun juga memiliki banyak game.
"Facebook dan Twitter memang lebih gampang digunakan karena pemiliknya tidak perlu menulis panjang. Bahkan di twitter hanya dibolehkan 140 karakter, sangat singkat namun cepat. Sedangkan di facebook sangat mudah dalam mengunduh foto," paparnya.
Sementara, bagi mereka yang senang "ngeblog" alias bercerita panjang-lebar, lebih memilih menggunakan Multiply, blogspot atau wordpress dengan tema tampilan halaman yang bisa diganti sesuai keinginan.
Seorang mahasiswa di program studi teknologi informatika, Lanang berkomentar, facebook semakin populer di dunia setelah calon Presiden AS Barack Obama menjadikan facebook sebagai media kampanyenya pada pertengahan 2008, dan diberitakan di berbagai media massa mendapat limpahan dukungan dan dana.
Sejak itu, facebook semakin populer, para politisi yang ingin menjadi bupati dan sejenisnya hingga artis yang tak ingin namanya semakin tenggelam mendaftarkan diri ke facebook.
Mengapa Facebook Populer?

Top Stories : Liputan Khusus
Tajuk
Calon Kepala Daerah Perempuan: Kapabilitas versus Popularitas




























