Jember - Ribuan warga yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Antitindak Pidana Korupsi Nusantara (Gema Tipikor Nusantara) melakukan unjuk rasa di kantor Kejaksaaan dan Pemkab Jember, Senin.
Mereka mendesak sejumlah pihak yang berwenang untuk menindak tegas para koruptor yang masih bebas berkeliaran di kabupaten setempat.
Ketua Gema Tipikor Nusantara Jember, Bambang Irawan, mengatakan banyak kasus korupsi yang sudah dilaporkan ke aparat penegak hukum oleh berbagai lembaga swadaya masyarakat (LSM), namun tidak ada tindak lanjut.
"Kami ingin mendesak kepolisian dan kejaksaan untuk mengusut tuntas kasus korupsi di Kabupaten Jember," katanya.
Beberapa kasus korupsi yang sudah dilaporkan di antaranya penyalahgunaan dana alokasi khusus (DAK) tahun 2007 untuk bantuan 123 sekolah dasar, dengan total anggaran sebesar Rp30,7 milia, kasus pengadaan tiga unit mikro bus perpusatakaan keliling pada tahun 2007.
Selain itu, kasus pembangunan lapangan tembak Dinas Pendidikan setempat dengan anggaran sebesar Rp450 juta dan kasus sewa pesawat yang merugikan kas daerah sebesar Rp4,7 miliar.
"Beberapa kasus kami laporkan ke Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan Kejaksaan Agung di Jakarta, namun hingga kini belum ada perkembangan tentang kejelasan kasus dugaan korupsi itu," katanya.
Demo yang dilakukan ribuan warga, kata dia, merupakan salah satu bentuk protes terhadap lambannya kinerja aparat penegak hukum dalam mengusut kasus korupsi di Jember.
"Selain mengadakan demo, kami melakukan deklarasi pembentukan posko antikorupsi dan diskusi dengan dihadiri sejumlah pihak, termasuk staf Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)," katanya.
Sementara itu, Kapolres Jember, AKPB Nasri, mengatakan sedikitnya 500 polisi dikerahkan untuk mengamankan unjuk rasa ribuan warga tersebut di sejumlah lokasi demo.
"Kami juga minta bantuan satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) pasukan Brimob dari Polwil Besuki, satu peleton pasukan dari Polres Situbondo, Situbondo, Banyuwangi dan Lumajang," kata Nasri.
Ia menjelaskan, polisi mengawal unjuk rasa dengan baik, supaya tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan selama unjuk rasa berlangsung.
Jember "Dikepung" Ribuan Warga Demo Antikorupsi
Top Stories : Hukum
Tajuk
Makna Holistik di Balik Mudik Lebaran

Foto Berita
![]() Bunga Sedap Malam | ![]() Permintaan Sedap Malam Meningkat |
![]() Taman Bacaan RW | ![]() Tukang Becak Antre Sembako |


























