Tulungagung - Jenazah dua korban bencana tanah longsor di Desa Geger, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, akhirnya berhasil dievakuasi oleh petugas Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) setempat.

"Dua jenazah berhasil kami evakuasi, dan saat ini dibawa ke rumah saudara mereka," kata Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat Badan Kesbangpolinmas Kabupaten Tulungagung Rudi Kristianto, Minggu.

Ia mengatakan tim kesulitan mengevakuasi kedua korban yang diketahui sudah meninggal dunia tersebut. Selain material lumpur cukup tebal, hampir dua meter, sebagian bangunan rumah korban juga sudah hancur.

"Bahkan petugas juga harus menyangga sebagian atap rumah dengan kayu unruk mencegah agar bangunan lain ikut ambruk," katanya.

Ia mengatakan upaya pencarian tiga korban tanah longsor juga sempat terhenti karena cuaca tidak memungkinkan, yaitu hujan deras yang terus-menerus turun.

"Kami baru melanjutkan evakuasi subuh tadi, dan saat ini kami berhasil mengangkat dua jenazah," kata Rudi.

Rudi mengatakan, posisi tiga korban dalam kondisi hendak lari menghindari bencana tanah longsor yang terjadi pada Sabtu (21/11) malam sekitar pukul 24:00 WIB tersebut.