Jumat, 15 Desember 2017

Lampu-Lampu di Taman Kota Kediri Dicuri

id Lampu-Lampu di Taman Kota, Kediri, lampu Dicuri , pemkot kediri, kota keidri,
Lampu-Lampu di Taman Kota Kediri Dicuri
Wali Kota Kediri menancapkan papan pengumuman kawasan Taman Sekartaji Kediri, Jawa Timur, bebas asap rokok saat peresmian taman itu, Selasa (26/9) malam. (Foto Istimewa)
Secara total ada sekitar 30 lampu. Di taman sekartaji ada sekitar 20 lampu dan sisanya di memorial park
Kediri, (Antara) - Puluhan lampu dari berbagai taman wisata atau taman kota di Kediri, Jawa Timur diketahui hilang dicuri, sehingga dinas terkait harus kembali menganggarkan untuk pembelian lampu-lampu tersebut.

"Secara total ada sekitar 30 lampu. Di taman sekartaji ada sekitar 20 lampu dan sisanya di memorial park," kata Kepala Bidang Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri Endang Kartika di Kediri, Selasa.

Ia mengatakan, lampu-lampu tersebut dicuri dari taman oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Padahal, jenis lampu itu berbeda dengan jenis lampu yang biasa dipasang di dalam rumah, sehingga jika di pasang di rumah juga tidak bisa.

Harga lampu tersebut juga nisbi mahal. Untuk jenis lampu sorot, misalnya, harga per unit bisa mencapai lebih dari Rp1 juta. Dengan sekitar 30 unit lampu, total kerugian bisa mencapai jutaan rupiah.

"Jenis lampu itu beda dengan yang dipasang di rumah. Jadi, jika dipasang juga tidak bisa menyala. Tapi, anehnya kok tidak dikembalikan lagi," ucap Endang.

Ia mengatakan, pencurian itu terjadi saat taman masih dalam proses perbaikan. Di lokasi tersebut juga masih belum terpasang kamera pengintai atau "CCTV", sehingga petugas juga tidak mengetahui siapa orang yang tidak bertanggung jawab mencuri lampu-lampu di taman kota tersebut.

Untuk lokasinya, ia juga menyebut tersebar, baik di areal taman tersebut hingga toilet. Ukurannya juga bervariasi, tergantung besar kecilnya lampu yang dipasan.

Endang juga mengatakan, hingga kini terus melakukan evaluasi untuk penataan berbagai fasilitas di taman kota tersebut. Beberapa hal dilakukan, misalnya, memasang pengaman lampu seperti jeruji, serta memasang kamera pengintai. Bahkan, saat ini juga ada petugas keamanan yang berjaga di lokasi.

"Kami juga mengajukan untuk perawatan dan pemeliharaan khusus di dua taman tersebut di APBD 2018 sekitar Rp100 juta. Untuk 2017 ini belum ada anggaran perawatan," ujarnya.

Pemkot Kediri membangun berbagai taman di kota ini. Selain sebagai sarana edukasi untuk anak-anak, juga sebagai upaya mempercantik kota. Lokasi ini juga sekaligus sebagai salah satu alternatif wisata di Kota Kediri.

Selama ini, untuk wisata, di Kota Kediri hanya ada beberapa. Salah satu wisata unggulan adalah Goa Selomangleng, Kediri, yang merupakan wisata edukasi dan sejarah. Di tempat ini juga dilengkapi dengan museum yang banyak berisi berbagai arca.(*)









Editor: Chandra Hamdani Noer


COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.0117 seconds memory usage: 0.57 MB