Jumat, 22 September 2017

Bantuan Indonesia Untuk Rohingya Tiba di Bangladesh

id Bantuan Rohingya, Tiba di Bangladesh
Bantuan Indonesia Untuk Rohingya Tiba di Bangladesh
Komandan Satgas Civic Mission TNI AU Marsma Nanang Santoso dan Direktur Tanggap Darurat BNPB Junjungan Tambunan menyerahterimakan bantuan dari pemerintah RI secara simbolis kepada perwakilan dari Keduta Besar RI untuk Myanmar Rina Soemarno di Bandara Hazrat Shah Amanat, Chittagong pada Kamis (14/9). Bantuan sorti pertama yaitu tenda darurat dan selimut kemudian sorti kedua penerbangan membawa beras dan gula. ( Bayu Prasetyo/Antara Jatim)
Kantor Berita Antara di Chittagong melaporkan, pengiriman bantuan yang dilakukan oleh pesawat C130 Hercules TNI AU A1316 mengangkut perlengkapan logistik yaitu 10 unit tenda darurat dan selimut untuk pengungsi Rohingya
Chittagong, Bangladesh, (Antara Jatim) - Bantuan kemanusiaan untuk pengungsi Rohingya yang dikirim oleh pemerintah RI tiba di Bandara Hazrat Shah Amanat, Kota Chittagong, Bangladesh pada Kamis sore.

Kantor Berita Antara di Chittagong melaporkan,  pengiriman bantuan yang dilakukan oleh pesawat C130 Hercules TNI AU A1316 mengangkut perlengkapan logistik yaitu 10 unit tenda darurat dan selimut untuk pengungsi Rohingya.

Pesawat mendarat di Chittagong pada pukul 17.00 waktu setempat setelah menempuh penerbangan selama 4 jam dari Bandara Sultan Iskandar Muda, Provinsi Aceh.

Tim pengiriman bantuan pada Kamis yang terdiri atas enam personel Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan 22 Paskhas TNI AU dipimpin langsung oleh Direktur Tanggap Bencana BNPB Junjungan Tambunan serta Komandan Satgas Civic Mission TNI AU Marsma Nanang Santoso.

Bantuan itu diserahterimakan kepada Duta Besar RI untuk Bangladesh Rina Soemarno untuk diberikan kepada pemerintah Bangladesh bagi pendistribusian kepada pengungsi Rohingya yang membutuhkan.

Sementara itu, sorti kedua pengiriman bantuan berupa bahan pangan beras menggunakan pesawat Hercules A1326 direncanakan mendarat di Bandara Hazrat Shah pada pukul 19.00 waktu setempat.

Pemerintah Indonesia melalui BNPB juga berencana mendirikan camp pengungsian dan memberikan bantuan sosial bagi etnis Rohingya yang terusir dari Rakhine State.

Usai diterima oleh Dubes Rina, bantuan akan dikirimkan menggunakan transportasi darat ke wilayah Cox's Bazar dengan waktu tempuh sekitar 8 jam dari Kota Chittagong.

Sementara itu, sebanyak dua pesawat Hercules lain TNI AU yang juga mengangkut bantuan kemanusiaan masih menanti izin lintas penerbangan dari pemerintah Bangladesh.

Komandan Satgas Civic Mission TNI AU, Marsma Nanang, menjelaskan TNI AU bersama KBRI di Dhakka terus berkoordinasi untuk mendapatkan izin tersebut agar pengiriman bantuan dapat berjalan lancar.

Presiden Joko Widodo pada Rabu telah meresmikan keberangkatan empat pesawat Hercules yang mengangkut bantuan kemanusiaan bagi pengungsi Rohingya di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Pesawat-pesawat tersebut akan singgah di Lanud Sultan Iskandar Muda Provinsi Aceh yang dijadikan sebagai Posko Civic Mission Indonesia Pengiriman Bantuan Kemanusiaan untuk Rohingya. (*)

Editor: Chandra Hamdani Noer


COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.1928 seconds memory usage: 0.58 MB