Sabtu, 23 September 2017

DPRD Sumenep: PT Garam Wajib Bangun Pabrik Garam Industri (Video)

id dprd sumenep, pt garam, pabrik garam industri di sumenep
DPRD Sumenep: PT Garam Wajib Bangun Pabrik Garam Industri (Video)
Sejumlah petani garam rakyat di Desa Pinggirpapas, Kecamatan Kalianget, Sumenep, memungut garam di lahannya, beberapa waktu lalu. (dok antarajatim.com)
Sumenep (Antara Jatim) -  Anggota DPRD Sumenep, Jawa Timur meminta manajemen PT Garam (Persero) membangun pabrik garam industri di daerah tersebut guna memaksimalkan penyerapan garam rakyat dari petani setempat.

"Sumenep memiliki ribuan hektare lahan garam rakyat. PT Garam pun memiliki ribuan hektare lahan garam di Sumenep. Oleh karena itu, kami menilai PT Garam semestinya dan wajib membangun pabrik garam industri di Sumenep," ujar Ketua Komisi II DPRD Sumenep, Nurus Salam di Sumenep, Kamis sore.

Pada Kamis siang hingga sore, pimpinan Komisi II DPRD Sumenep menggelar rapat dengar pendapat tentang penyerapan garam rakyat setempat.

Rapat yang digelar di Graha Paripurna DPRD Sumenep itu dihadiri oleh perwakilan petani garam rakyat dan manajemen PT Garam.

"Ribuan hektare lahan garam yang dimiliki dan dikelola oleh petani garam rakyat maupun PT Garam merupakan modal bagus bagi PT Garam untuk membangun pabrik garam industri. Ini juga untuk memaksimalkan penyerapan garam rakyat oleh PT Garam," kata Oyok, sapaan Nurus Salam, menerangkan.

Ia juga mengemukakan, keinginan agar PT Garam membangun pabrik garam industri tersebut merupakan salah satu aspirasi yang mengemuka dalam rapat dan akan ditindaklanjutinya dengan berkoordinasi kepada pihak terkait di Kementerian BUMN.

Sementara Direktur Produksi PT Garam, Budi Sasongo yang hadir dalam rapat tersebut menyatakan akan menyampaikan aspirasi tersebut ke jajaran direksi.

"Keinginan dari anggota DPRD Sumenep dan petani garam rakyat agar PT Garam membangun pabrik garam industri merupakan hal yang wajar dan bisa dimaklumi oleh kami," ujarnya.

Namun, kata dia, pihaknya tidak bisa mengambil keputusan sendiri atas aspirasi itu.

"Kami akan menyampaikan aspirasi tersebut untuk dibahas bersama dengan jajaran direksi. Tolong, kami diberi waktu," ucapnya.(*)
Video oleh: Slamet Hidayat

Editor: Endang Sukarelawati


COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.008 seconds memory usage: 0.57 MB