DPRD Sumenep: PT Garam Wajib Bangun Pabrik Garam Industri (Video)

id dprd sumenep, pt garam, pabrik garam industri di sumenep

DPRD Sumenep: PT Garam Wajib Bangun Pabrik Garam Industri (Video)

Sejumlah petani garam rakyat di Desa Pinggirpapas, Kecamatan Kalianget, Sumenep, memungut garam di lahannya, beberapa waktu lalu. (dok antarajatim.com)

Sumenep (Antara Jatim) -  Anggota DPRD Sumenep, Jawa Timur meminta manajemen PT Garam (Persero)
membangun pabrik garam industri di daerah tersebut guna memaksimalkan
penyerapan garam rakyat dari petani setempat.


"Sumenep memiliki ribuan hektare lahan garam rakyat. PT Garam pun
memiliki ribuan hektare lahan garam di Sumenep. Oleh karena itu, kami
menilai PT Garam semestinya dan wajib membangun pabrik garam industri di
Sumenep," ujar Ketua Komisi II DPRD Sumenep, Nurus Salam di Sumenep,
Kamis sore.


Pada Kamis siang hingga sore, pimpinan Komisi II DPRD Sumenep
menggelar rapat dengar pendapat tentang penyerapan garam rakyat
setempat.


Rapat yang digelar di Graha Paripurna DPRD Sumenep itu dihadiri oleh perwakilan petani garam rakyat dan manajemen PT Garam.


"Ribuan hektare lahan garam yang dimiliki dan dikelola oleh petani
garam rakyat maupun PT Garam merupakan modal bagus bagi PT Garam untuk
membangun pabrik garam industri. Ini juga untuk memaksimalkan penyerapan
garam rakyat oleh PT Garam," kata Oyok, sapaan Nurus Salam,
menerangkan.


Ia juga mengemukakan, keinginan agar PT Garam membangun pabrik
garam industri tersebut merupakan salah satu aspirasi yang mengemuka
dalam rapat dan akan ditindaklanjutinya dengan berkoordinasi kepada
pihak terkait di Kementerian BUMN.


Sementara Direktur Produksi PT Garam, Budi Sasongo yang hadir dalam
rapat tersebut menyatakan akan menyampaikan aspirasi tersebut ke
jajaran direksi.


"Keinginan dari anggota DPRD Sumenep dan petani garam rakyat agar
PT Garam membangun pabrik garam industri merupakan hal yang wajar dan
bisa dimaklumi oleh kami," ujarnya.


Namun, kata dia, pihaknya tidak bisa mengambil keputusan sendiri atas aspirasi itu.


"Kami akan menyampaikan aspirasi tersebut untuk dibahas bersama
dengan jajaran direksi. Tolong, kami diberi waktu," ucapnya.(*)
Video oleh: Slamet Hidayat

Pewarta :
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar