Selasa, 24 Oktober 2017

Pangkoopsau Berharap Segera ada Pengganti F-5 Tiger di Lanud Iswahjudi

id Pangkoopsau Berharap Segera ada Pengganti F-5 Tiger di Lanud Iswahjudi
Pangkoopsau Berharap Segera ada Pengganti F-5 Tiger di Lanud Iswahjudi
Panglima Komando Operasi Angkatan Udara (Pangkoopsau) II Marsekal Muda TNI Yadi Indrayadi Sutanandika (tengah) melakukan salam komando bersama Komandan Lanud Iswahjudi Kolonel Pnb Samsul Rizal (kanan) dan Marsekal Pertama TNI Andyawan Martono Putra (kiri) seusai upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Lanud Iswahjudi dari Marsekal Pertama TNI Andyawan Martono Putra kepada Kolonel Pnb Samsul Rizal di Lanud Iswahjudi Magetan, Jawa Timur, Sabtu (12/8). (Siswowidodo)
Magetan (Antara Jatim) - Panglima Komando Operasi Angkatan Udara (Pangkoopsau) II Marsekal Muda TNI Yadi Indrayadi Sutanandika berharap Skadron Udara 14 Lanud Iswahjudi yang sebelumnya mengoperasikan Pesawat tempur F-5 Tiger segera terisi dengan pesawat baru sebagai pengganti.

"Sebagaimana kita ketahui bersama pesawat F-5 yang dulu mengisi Skadron Udara 14 ini sudah 'grounded'. Kalau saya ditanya, inginnya ya secepatnya. Tapi sampai kapan akan terisi lagi? ya sampai pesawat baru sebagai pengganti datang, dan yang tahu itu Kementerian Pertahanan," kata Pangkoopsau II Yadi Indrayadi usai memimpin upacara serah terima jabatan (Sertijab) Komandan Lanud Iswahjudi Magetan dari Marsekal Pertama TNI Andyawan Martono Putra kepada Kolonel Pnb Samsul Rizal, di hanggar Skadron Udara 14 Lanud Iswahjudi Magetan, Jawa Timur, Sabtu.

Sejak sekitar satu setengah tahun Skadron Udara 14 tidak mengoperasikan pesawat, katanya tugas-tugas yang seharusnya diemban oleh Skadron Udara untuk sementara digantikan oleh skadron lain.

"Sebenarnya sejak dulu kita ini sudah kekurangan pesawat, maka dengan tidak beroperasinya salah satu skadron ini sekarang terasa semakin kurang pesawatnya," ujar Yadi Indrayadi.

Namun dia tidak mau menyebutkan berapa kekurangan pesawat tempur sesuai kebutuhan ideal luas wilayah dan ancaman keamanan. Dia hanya menyebutkan saat ini TNI AU masih merasakan banyak kekurangan pesawat tempur.

Sementara itu, Komdandan Lanud Iswahjudi yang baru Kolonel Pnb Samsul Rizal belum bisa memastikan apa yang akan dilakukan dengan tidak beroperasinya Skadron Udara sejak pesawat penghuninya F-5 Tiger sudah tak layak terbang. Dia berharap agar rencana pemerintah membeli pesawat Sukhoi-35 yang akan menggantikan F-5 segera datang dan mengisi Skadron Udara 14.

"Saya belum bisa memastikan, kemungkinan besar pesawat Sukhoi-35 yang akan menggantikan F-5, sekarang masih diproses. Harapan kami kalau bisa terpenuhi standar satu skadron 16 unit pesawat," kata Samsul berharap.    


Sertijab 

Panglima Komando Operasi Angkatan Udara (Pangkoopsau) II Marsekal Muda TNI Yadi Indrayadi Sutanandika memimpin upacara serah terima jabatan (Sertijab) Komandan Lanud Iswahjudi Magetan dari Marsekal Pertama TNI Andyawan Martono Putra kepada Kolonel Pnb Samsul Rizal, Sabtu.

Samsul Rizal sebelumnya menjabat Asisten Operasi Kas Koopsau I, sedangkan Andyawan Martono Putra selanjutnya mengikuti pendidikan Lemhanas di Jakarta. 

Dalam sambutannya, Pangkoopsau Yadi Indrayadi menyatakan alih tugas jabatan bertujuan untuk mendinamisasikan organisasi secara terencana.

 "Alih tugas jabatan seperti ini bertujuan untuk mendinamisasikan organisasi yang direncanakan dan berkesinambungan. Dari alih tugas tersebut diharapkan akan muncul gagasan-gagasan baru yang akan memberikan suasana segar dalam tubuh organisasi sehingga akan memacu pencapaian tugas secara lebih optimal," kata Pangkoopsau Yadi Indrayadi di hanggar Skadron Udara 14 Lanud Iswahjudi Magetan Jawa Timur, Sabtu.

Pangkalan Udara Iswahjudi, kata Yadi Indrayadi merupakan salah satu pangkalan induk yang mempunyai peran cukup penting dalam melaksanakan tugas-tugas TNI Angkatan Udara maupun TNI baik dalam Operasi Militer Perang (OMP), maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP). 

"Selain itu, Pangkalan Udara Iswahjudi juga mengemban tugas selaku penegak hukum dan menjaga wilayah udara yurisdiksi nasional," tambahnya.

 Samsul Rizal merupakan alumnus akademi Angkatan Udara (AAU) 1990, meniti karir di TNI AU sebagai penerbang tempur pesawat F-5 Tiger di Skadron Udara 14 Lanud Iswahjudi. Dia berjanji akan melanjutkan program-program pejabat lama yang dinilai inovatif yang terbukti mampu meningkatkan kualitas penerbang tempur Lanud Iswahjudi. (*)

















Editor: Slamet Hadi Purnomo


COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.1228 seconds memory usage: 0.6 MB