Polresta Sidoarjo Optimalkan Pengawasan Orang Asing (Video)

id Polresta Sidoarjo, Polres Sidoarjo, Pengawasan Orang Asing

Polresta Sidoarjo Optimalkan Pengawasan Orang Asing (Video)

Kepala Kepolisian Resor Kota Sidoarjo Kombespol Himawan Bayu Aji mendengarkan penjelasan orang asing di pengungsian Puspa Agro, Jemundo, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (31/7) (indra)

Sidoarjo (Antara Jatim) - Petugas Kepolisian Resor Kota Sidoarjo, Jawa Timur, memperkuat

pengawasan terhadap keberadaan orang asing di wilayah setempat,

khususnya yang berada di rumah susun Puspa Agro, Jemundo, Sidoarjo.

Kepala Kepolisian Resor Kota Sidoarjo Komisaris Besar Polisi

Himawan Bayu Aji di Sidoarjo, Senin, mengatakan, pengawasan ini

dilakukan menyusul tindakan kriminal yang dilakukan oleh salah satu

orang asing yang tinggal di rumah susun tersebut.

"Di dalam pengungsian ini terdapat ratusan orang asing yang sedang

mencari suaka guna menuju ke negara ketiga yang akan mereka tuju,"

ujarnya di sela kunjungan ke rumah susun Puspa Agro, Jemundo, Sidoarjo.

Ia mengemukakan, salah satu tujuan datang ke lokasi penungsian

untuk mengetahui kondisi saat ini fasilitas dan keluhan mereka, supaya

pada saat dilaksanakan rapat koordinasi berikutnya kepada pemerintah

daerah untuk mendapatkan solusi.

"Kemudian yang kedua berkaitan tertangkap salah satu pengungsi

berada di pengungsian terkait tindak pidana. Hal ini membuat saya datang

ke sini untuk memberikan penjelasan supaya warga negara asing ini

mematuhi undang-undang negara supaya tidak melakukan tindak kejahatan,"

ujarnya.

Hal ini karena Indonesia memiliki kedaulatan yang harus dijaga

bersama-sama serta mereka sebagai pengungsi hak dan berikan pengamanan

dan berkewajiban patuhi undang-undang tersebut.

"Sementara itu, dengan penangkapan 92 warga negara asing, hal ini

sebagai langkah pencegahan warga negara asing yang ada Sidoarjo supaya

adanya pemahaman mereka semua untuk patuh sampai proses pemulangannya

dengan baik," ujarnya.

Di lokasi pengungsian tersebut terdapat 340 pengungsi yang berasal

dari sepuluh negara di antaranya adalah Afghanistan, Iran, Iraq,

Pakistan, Sri Lanka, Myanmar, Sudan, Somalia, Suriah.

Para pengungsi yang kesemuanya laki-laki ini ditempatkan di dua

blok rumah susun di Puspa Agro masing-masing 192 orang di Tower A dan

sisanya berada di Tower B.

Pengungsi juga sempat melakukan aksi protes terkait dengan

kejelasan nasib mereka supaya bisa beraktivitas secara normal.(*)
Video oleh: Indra Setiawan


Pewarta :
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar