Minggu, 24 September 2017

PAD Telaga Sarangan Ditargetkan Rp8,5 Miliar

id PAD Telaga Sarangan Ditargetkan Rp8,5 Miliar, Pemkab Magetan Kembangkan Potensi Pariwisata Dongkrak PAD, pemkab magetan, PAD magetan, telaga sarangan, sarangan magetan, telaga sarangan magetan, pariwisata magetan, telaga wahyu, ritual puncak gunung lawu, gunung lawu, cemoro sewu, plaosan magetan
PAD Telaga Sarangan Ditargetkan Rp8,5 Miliar
Pengunjung Telaga Sarangan (Ilustrasi)
Magetan (Antara Jatim) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan, Jawa Timur menargetkan perolehan pendapatan asli daerah (PAD) dari Telaga Sarangan yang menjadi primadona tujuan wisata di kabupaten setempat pada tahun 2017 sebesar Rp8,5 miliar.

"Tahun ini target PAD dari retribusi masuk objek wisata Telaaga Sarangan ditargetkan Rp8,5 miliar," ujar Kepala UPTD Telaga Sarangan Kuswinardi saat dihubungi, Senin.

Menurut dia, target tersebut terus meningkat seiring dengan perolehan PAD tiap tahun yang mampu mencapai 100 persen lebih.

"Hal itu seiring dengan jumlah kunjungan wisatawan ke Magetan yang juga naik setiap tahunnya. Terlebih kunjungan ke Telaga Sarangan," kata dia.

Pihaknya optimistis target PAD pada tahun 2017 tersebut akan terwujud seiring berbagai upaya yang terus dilakukan oleh dinas terkait, yakni Dinas Pariwisata, Budaya, Pemuda, dan Olahraga (Diparbudpora) Magetan.

Adapun, upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dalam mendongkrak PAD antara lain, pembenahan daya tarik wisata yang ada, peningkatan promosi, dan rutin menggelar acara yang mampu menarik wisatawan untuk berkunjung ke Telaga Sarangan.

Ia membeti contoh kegiatan Larung Sesaji setiap menjelang bulan Ramadhan dan panggung hiburan saat pesta perayaan pergantian tahun baru, mejadi salah satu daya tarik tersendiri.

Selain itu, pihaknya juga memanfaatkan masa puncak kunjungan wisatawan ke Telaga Sarangan yang terjadi saat momentum liburan lebaran.

"Sesuai data yang ada, tercatat mulai tanggal 25 Juni hingga 2 Juli 2017 saat liburan lebaran lalu, jumlah pengunjung mencapai lebih dari 100 ribu orang," ujarnya.

Sisi lain, pihaknya juga akan mengoptimalkan semua fasilitas yang ada di objek wisata Telaga Sarangan untuk menggaet wisatawan berkunjung. Seperti persewaan jasa kapal motor, kuda, wisata air terjun, hotel, restoran, pedagang kaki lima, serta pasar tradisional yang menjual produk unggulan lokal yakni buah dan tanaman hortikultura di lereng Gunung Lawu.

Kuswinardi menambahkan, pembangunan jalur tembus Sarangan-Karanganyar yang menghubungkan Provinsi Jawa Timur dengan Jawa Tengah, juga memperlancar akses jalan kunjungan ke Kabupaten Magetan, terlebih Telaga Sarangan yang berada di kawasan tersebut.

Pihaknya berharap semakin banyaknya tingkat kunjungan, maka semakin tinggi juga perolehan pendapatan asli daerah (PAD) di sektor pariwisata bagi Magetan. (*)

Editor: Chandra Hamdani Noer


COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.0298 seconds memory usage: 0.59 MB