RSUD Dr Soetomo Siagakan 121 Tenaga "On Call"

id RSUD dr Soetomo, tenaga on call, libur lebaran

RSUD Dr Soetomo Siagakan 121 Tenaga

Direktur RSUD dr Soetomo Surabaya dr Harsono (tengah) saat jumpa wartawan di Surabaya, Senin. (Istimewa)

"Selama masa libur Lebaran unit rawat jalan tutup sehingga kami menitik pusatkan pada pelayanan Instalasi Rawat Gawat Darurat (IGD). Begitu juga kamar operasi juga tersedia di IGD berjumlah enam ruangan, seandainya ada suatu kejadian masal kami siap melayani melalui IGD," tutur dr Harsono.
Surabaya (Antara Jatim) - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soetomo Surabaya menyiagakan 121 tenaga "on call" selama 24 jam berturut-turut pada libur Lebaran 2017.

"Tenaga "on call" itu meliputi 83 tenaga pelayanan dan 38 tenaga penunjang dan disiagakan khusus sebagai upaya memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat yang membutuhkan pada saat hari libur lebaran 2017 yang terhitung mulai tanggal 23 Juni hingga 03 Juli 2017," kata Direktur RSUD dr Soetomo Surabaya Dr Harsono di Surabaya, Senin.

Ia mengatakan, tenaga "on call" tersebut akan bertugas secara bergantian sesuai dengan jadwal yang sudah diberikan serta dilarang mematikan ponselnya selama 24 jam.

"Selama masa libur Lebaran unit rawat jalan tutup sehingga kami menitik pusatkan pada pelayanan Instalasi Rawat Gawat Darurat (IGD). Begitu juga kamar operasi juga tersedia di IGD berjumlah enam ruangan, seandainya ada suatu kejadian masal kami siap melayani melalui IGD," tuturnya.

Dia mengatakan, sarana operasional itu antara lain seperti ambulance umum dan jenazah, radiologi dan CT scan, layanan laboratorium, logistik nonmedik beserta stok cadangan medis lainnya. Dia memastikan pelayanan akan berjalan seperti hari-hari kerja tanpa pengurangan.

"Aktifitas di sini akan berjalan normal, seperti rawat inap, ambulance, obat dan logistik medik, layanan gizi untuk makanan pasien maupun petugas, jaringan informasi teknologi, serta peningkatan pengamanan dari Satpol PP maupun keuangan," katanya.

Sementara itu, persiapan di RSUD dr Soetomo juga dilakukan untuk kerja sama eksternal seperti sistem rujukan antar rumah sakit dan Puskesmas serta koordinasi lintas sektor.

"Yang pasti, seluruh tenaga medis jaga, tenaga keperawatan, tenaga kefarmasian, penunjang medis lain maupun tenaga keamanan serta administrasi diatur seperti hari biasa," katanya.(*)
Pewarta :
Editor: Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar