Rabu, 18 Oktober 2017

Tingginya Konsumsi Menjelang Lebaran Dorong Peningkatan Arus Petikemas Pelindo III

id Petikemas, Pelindo III
Tingginya Konsumsi Menjelang Lebaran Dorong Peningkatan Arus Petikemas Pelindo III
Pekerja turun dari tangga alat pengangkat kontainer di Terminal Teluk Lamong, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (12/5). Antara Jatim/Didik Suhartono/zk/17 ()
sampai dengan Bulan Mei 2017 data petikemas secara keseluruhan mencapai 2.016.730 TEUS, atau naik dibanding bulan yang sama tahun 2016 yang hanya sebesar 1.903.229 TEUS.
Surabaya (Antara Jatim) - Tingginya konsumsi masyarakat menjelang Lebaran mendorong peningkatan arus petikemas di wilayah terminal yang dimiliki PT Pelindo III, yakni di Surabaya, Semarang, Banjarmasin, Sampit, Bima, Maumere, Kumai, Batulicin dan Kupang, kata Kepala Humas Pelindo III Widyaswendra.

Wendra, panggilan akrab Widyaswendra, di Surabaya, Senin mengatakan berdasarkan laporan ringkas data petikemas secara korporat atau di seluruh terminal yang dimiliki Pelindo III meningkat sebesar 6 persen.

Ia menyebutkan, sampai dengan Bulan Mei 2017 data petikemas secara keseluruhan mencapai 2.016.730 TEUS, atau naik dibanding bulan yang sama tahun 2016 yang hanya sebesar 1.903.229 TEUS.

Sedangkan apabila dirinci untuk jumlah arus petikemas internasional pada tahun 2017, Wendra menyebut sebesar 881.108 TEUS yang juga naik sebesar 8 persen dari tahun 2016 yang hanya sebesar 817.754 TEUS.

Untuk domestik juga mengalami kenaikan, namun hanya sebesar 5 persen dari tahun lalu, sehingga total petikemas domestik tahun ini sampai Mei 2017 adalah 1.135.622 TEUS, sedangkan tahun lalu adalah 1.085.475 TEUS.

"Ini artinya ada peningkatan arus yang cukup tinggi di semua pelabuhan yang dikelola oleh PT Pelindo III, hal ini disebabkan karena faktor peningkatan konsumsi masyarakat, termasuk dua bulan sebelum adanya Lebaran," katanya.

Penyebab lain, kata Wendra, adalah karena arah kebijakan paket ekonomi pemerintah yang sudah mulai bisa dijalankan secara efektif.

Sementara Lebaran, Humas Terminal Petikemas Surabaya (TPS) M Soleh memprediksi kegiatan bongkar muat di pelabuhan dipastikan turun, karena terhentinya sementara aktivitas kepelabuhanan dengan adanya Lebaran.

Ia mengatakan, terhentinya sementara aktivitas pelabuhan itu merupakan siklus tahunan pada saat Lebaran, dan diprediksi dan mengurangi aktivitas ekspor dan impor sebesar 10 hingga 15 persen.

"Biasanya pemilik barang menggenjot aktivitas impor dan ekspor sebelum Lebaran, atau sekitar satu hingga dua bulan sebelum Lebaran, sehingga pada bulan itu rata-rata naik," katanya.(*)

Editor: Masuki M. Astro


COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.0085 seconds memory usage: 0.58 MB