Manajemen Persik Target Punya Toko Penjualan "Merchandise"

id Manajemen Persik, Target Punya, Toko Penjualan Merchandise, pemkot kediri, kota kediri

Manajemen Persik Target Punya Toko Penjualan

Manajer Persik Kediri Anang Kurniawan. (foto Asmaul Chusna)

Kami target punya 'Store' yang nantinya menjual 'Merchandise' persik. Sampa saat ini masih "Jersey', dan kami akan lihat dulu animo dari para suporter
Kediri (Antara Jatim) - Manajemen Persatuan Sepakbola Indonesia Kediri (Persik) menargetkan mempunyai toko sendiri untuk penjualan beragam "Merchandise".
     
"Kami target punya 'Store' yang nantinya menjual 'Merchandise' Persik. Sampa saat ini masih "jersey', dan kami akan lihat dulu animo dari para suporter," kata Manajer Persik Kediri Anang Kurniawan di Kediri, Minggu.
     
Ia mengatakan, manajemen telah meresmikan "jersey" untuk dijual ke suporter dan ternyata animonya cukup bagus. Sat ini pesanan sudah 400 "jersey".
     
"Kami target 200 'jersey' tapi ternyata yang pesan sudah sampai 400. Itu hanya dalam kurun waktu 1x24 jam lewat daring," katanya.
     
Ia menambahkan, dari jumlah itu sebenarnya masih banyak yang menghubungi manajemen untuk memesan "jersey", termasuk yang sudah daftar tapi belum membayar. 
     
Namun, untuk saat ini manajemen masih menyelesaikan pesanan tahap awal dulu. Nantinya jika selesai, akan dikirim ke alamat rumah masing-masing ataupun sesuai dengan permintaan, misalnya diambil ke sekretariat langsung.
     
Untuk harganya, ia menyebut relatif terjangkau yaitu Rp150 ribu dan Rp185 ribu per "jersey", tergantung dari kualitasnya. Harga itu juga sudah sesuai dengan harga barang-barang saat ini.
     
"Yang lewat daring kami selesaikan dulu baru setelah lebaran daring tahap dua, sambil ini memroses untuk pembuatan tokonya. Jadi, kami berharap dengan ini tidak memberatkan tim dan kami ingin cari keuntungan dari sisi itu," katanya.
     
Ia pun meminta para suporter untuk membeli "Jersey" yang asli dengan membeli di sekretariat. Dengan itu, secara tidak langsung akan membantu persik, sehingga manajemen keuangan juga akan tetap terjaga. (*)

Pewarta :
Editor: Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar