Selasa, 24 Oktober 2017

Kitty Kurth: Gunakan "Satu Hari untuk Jualan"

id Kitty Kurth, jualan, satu hari
Kitty Kurth: Gunakan
Kitty Kurth (tengah) ketika usai diskusi politik dengan kaum perempuan di Malang beberapa waktu lalu (Endang Sukarelawati (Antarajatim))
Malang, (Antara Jatim) - Konsultan Politik asal Amerika Serikat (AS) Kitty Kurth memberikan tips sukses dalam meraih kursi parlemen (senator) atau kepala daerah dengan cara yang tidak terlalu rumit dan membutuhkan waktu panjang, cukup hanya satu hari saja.

Kitty yang berhasil mengantarkan Barack Obama menjadi Presiden Amerika Serikat (AS) itu mencontohkan dalam perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) "pergunakan satu hari itu untuk jualan", namun jangan terlalu awal untuk memulai. Dan, yang terpenting pegang dulu tanggal pelaksanaannya, baru menyusun program-program, termasuk pengenalan kepada masyarakat luas.
 
Menurut Kitty, seorang kandidat harus memahami isu-isu terkini dan penting bagi masyarakat. Bagaimana cara berbicara lebih baik dan apa yang disampaikan kepada masyarakat mengena dan terus diingat. "Ini sangat penting bagi kandidat untuk meraih simpati calon pemilih," ujarnya belum lama ini.

Ia menceriterakan perjalanannya dalam mengantarkan Barack Obama sebagai Presiden AS dua periode. Obama, dari bukan siapa-siapa akhirnya menjadi orang nomor satu di AS, bahkan hingga dua periode berkuasa di AS. Siapapun bisa menjadi sukses, bahkan menjadi pemimpin.

Dalam kunjungannya di Kota Malang beberapa waktu lalu dan memilih tinggal di kediaman anggota DPRD setempat Ya'qud Ananda Qudban itu, Kitty juga menceriterakan perjalanannya sebagai seorang konsultan politik hingga bisa mengantarkan Barack Obama sebagai Presiden AS untuk dua periode dan baru berakhir awal tahun ini.

Perjalanan dan kisah Barack Obama ini bisa diadopsi calon-calon senator (legislator) atau politisi, bahkan perseorangan yang akan mencalonkan diri sebagai kepala daerah. "Tidak perlu konsep dan program muluk-muluk, cukup yang sederhana dan mudah dimengerti (dipahami) masyarakat. Dan, yang penting lagi mudah diingat oleh masyarakat," katanya.  

Ia mengemukakan secara mendasar kondisi politik di Indonesia dan AS tidak jauh berbeda, termasuk peran media sosial. "Di AS, Trumpp menang karena medsos. Yang perlu diperhatikan, segala informasi di medsos harus kroscek lebih dahulu sebelum dishare.

"Saya yakin, jika para calon legislator maupun calon kepala daerah yang bisa secara cermat dan cerdas memanfaatkan medsos untuk kepentingan politiknya, pasti akan berbuah positif," ucapnya. (*)

    

Editor: Slamet Hadi Purnomo


COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.0711 seconds memory usage: 0.57 MB