Desa Gunung Geni Probolinggo Alami Krisis Air Bersih

id krisis air bersih, krisis air, air probolinggo, gunung geni

Disini ada enam dusun yang masyarakatnya kesulitan mendapatkan air bersih, meliputi Dusun Calpek, Pangumben, Gunung Pandek, Glintongan, Runggang dan Sumur Paeng
Jumat (Antara Jatim) - Desa Gunung Geni di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur mulai mengalami krisis air bersih akibat kekeringan yang melanda sejumlah dusun di desa setempat pada musim kemarau ini.

Kepala Desa Gunung Geni M. Ali, Jumat, mengatakan beberapa dusun di desanya sudah mulai mengalami kekeringan dan desa yang terdiri dari 10 dusun tersebut dihuni oleh sebanyak 7.000 jiwa.

"Disini ada enam dusun yang masyarakatnya kesulitan mendapatkan air bersih, meliputi Dusun Calpek, Pangumben, Gunung Pandek, Glintongan, Runggang dan Sumur Paeng," tuturnya di Probolinggo. 

Menurutnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sudah mengirimkan air bersih dengan menggunakan mobil tangki BPBD Probolinggo.

Sementara Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Nanang Trijoko Suhartono melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Teguh Kawiandoko mengatakan pihaknya sudah mendistribusikan air bersih ke beberapa dusun di Desa Gunung Geni.

"Suplai air bersih itu bertujuan untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga masyarakat meliputi air minum, masak, mandi dan lain sebagainya," katanya.

Dalam penyaluran air bersih itu, lanjut dia, petugas BPBD mendapatkan dukungan penuh dari Kepala Desa Gunung Geni dengan menurunkan tim khusus untuk melayani kebutuhan air bersih masyarakat yang berada di enam dusun.

Untuk distribusi air bersih itu, pihak BPBD Probolinggo mengambil dari sumber mata air Ronggojalu dengan mobil tangki berkapasitas 6.000 liter dan masyarakat langsung "menyerbu" tangki air bersih BPBD itu.

"Kami berharap mudah-mudahan dengan suplai air bersih itu, masarakat tidak lagi membeli air bersih, kesehatan untuk masyarakat terjamin dan air bersih masyarakat terpenuhi," ujarnya.

Teguh mengatakan penyaluran air bersih akan terus dilakukan di beberapa dusun yang tersebar di 33 desa yang berada di 13 kecamatan rawan kekeringan pada musim kemarau, sehingga pihak BPBD selalu siap siaga ketika ada permintaan kiriman air  dari desa yang mengalami krisis air bersih.(*)
Pewarta :
Editor: Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar