Pasar Seni Lukis Kenalkan Budaya Pandhalungan Jember

id pasar seni lukis indonesia, budaya pandhalungan jember
Pasar Seni Lukis Kenalkan Budaya Pandhalungan Jember
Seorang pengunjung melihat lukisan di Pasar Seni Lukis Indonesia Pandhalungan Jember di Rumah Budaya Jember (Zumrotun Solichah)
Kegiatan ini diharapkan bisa menjawab kehausan akan seni lukis di Jember terutama ajang pameran dan pasar seni lukis Pandhalungan yang hampir tidak pernah digelar di Jember.
Jember (Antara Jatim) - Pasar Seni Lukis Indonesia mengenalkan budaya dan kesenian Pandhalungan Kabupaten Jember melalui karya para pelukis dari berbagai daerah yang dipamerkan di Rumah Budaya Pandhalungan Kabupaten Jember, Jawa Timur, 17-21 Mei 2017.

"Pameran Pasar Seni Lukis Indonesia ini biasanya digelar di tingkat provinsi, namun kami mencoba untuk mengadakan di tingkat Kabupaten Jember yang kental dengan budaya Pandhalungan dan ini menjadi sejarah karena baru Jember yang mengadakan di tingkat kabupaten," kata Ketua Panitia Dandik Samsulhadi di Rumah Budaya Jember, Jumat.

Ia mengaku bangga karena kegiatan pasar seni lukis itu bertepatan dengan hari ulang tahun Rumah Budaya yang dikelola bersama seniman lainnya, sehingga kehadiran pameran lukisan itu merupakan sebuah kebangkitan seni lukis Pandhalungan di Jember.

"Kegiatan ini diharapkan bisa menjawab kehausan akan seni lukis di Jember, terutama ajang pameran dan pasar seni lukis Pandhalungan yang hampir tidak pernah digelar di Jember," tuturnya.

Dandik berharap kegiatan Pasar Seni Lukis Pandhalungan Jember dapat memberikan semangat dan motivasi kepada para seniman untuk menghasilkan karya-karya terbaiknya dan memperluas jaringan pasar seni di daerah.

Sementara Bupati Jember Faida mengaku bangga Kabupaten Jember dipilih ratusan seniman untuk disinggahi menjadi pasarnya seni lukis dan terlebih mereka yang hadir para pelukis terbaik dari masing-masing daerahnya.

"Hadirnya pelukis difabel di Pasar Seni Lukis Pendhalungan Jember menjadi karakter baru di ajang pasar seni lukis yang digelar di Jember. Bukan sekedar pertama kali digelar di tingkat kabupaten, namun Jember mampu menjadikan pasar seni lukis inklusi," tuturnya.

Ia juga berterima kasih atas semangat para perupa Jember yang mengedepankan kemandirian karena menggelar pasar seni lukis berkelas nasional, tanpa menggunakan anggaran negara atau APBD.

"Mereka memacu kreativitasnya dengan jiwa entrepreneur yang dimiliki masing-masing pelukis. Hal itu menandakan bahwa melukis bukan hanya hobi, tapi sudah mampu menjanjikan kesejahteraan bagi pelaku seninya, sehingga mereka bisa mandiri," katanya.

Sekitar 150 lukisan dari puluhan pelukis di berbagai daerah dipamerkan dalam Pasar Seni Lukis Indonesia Pandhalungan Jember dengan jenis karya seni lukis modern, realis, absurd, dan lukisan abstrak.(*)

Editor: Masuki M. Astro


COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.0883 seconds memory usage: 0.58 MB