Harga Beras di Bojonegoro Naik Rp200/Kilogram

id harga beras di Bojonegoro, pengadaan di bojonegoro, tanaman padi, harga beras di Bojonegoro stabil, harga beras, serangan hama wereng c oklat, bulog subdivre III Bojonegoro, pasar murah,
Harga Beras di Bojonegoro Naik Rp200/Kilogram
Seorang pedagang menata beras di gudangnya di Pasar Banjarjo, Bojonegoro, Jumat (19/5). (Slamet Agus Sudarmojo)
Harga kualitas medium naik karena panen tanaman padi musim hujan sudah habis
Bojonegoro (Antara Jatim) - Sejumlah pedagang di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menyatakan harga beras kualitas medium naik sekitar Rp200 per kilogram dari harga Rp8.200 per kilogram menjadi Rp8.400, sejak sepekan terakhir.

"Harga kualitas medium naik karena panen tanaman padi musim hujan sudah habis," kata seorang pedagang beras di Pasar Banjarjo, Kecamatan Kota, Bojonegoro Kharis, di Bojonegoro, Jumat.

Oleh karena itu, menurut dia, harga beras kualitas super di tempatnya juga naik menjadi berkisar Rp9.700-Rp10.700 per kilogram, yang sebelumnya berkisar Rp9.500-Rp10.500 per kilogram.

Ia mengaku hanya bisa melakukan pembelian beras kualitas medium berkisar 3-5 ton per hari, yang biasanya dalam kondisi normal bisa mencapai 8 ton per hari.

"Beras kualitas super saya ini produksi Tuban," ucapnya.

Meski harga beras naik, kata dia, harga beras panenan lama turun menjadi Rp7.600 per kilogram yang sebelumnya Rp7.800 per kilogram, sedangkan beras rastra juga turun menjadi Rp6.700 per kilogram, yang sebelumnya mencapai Rp7.000 per kilogram.

"Stok beras kualitas medium ke bawah di tingkat pedagang cukup banyak," ujarnya.

Pemilik UD Barochah Alam di Kecamatan Balen, Khafid Al Amin, membenarkan harga beras kualitas medium naik sekitar Rp200 per kilogram.

Ia juga ikut menaikkan harga beras beras polesan di tempatnya untuk kualitas I naik menjadi Rp7.950 per kilogram, yang semula Rp7.750 per kilogram.

Kualitas dua naik menjadi Rp8.250 per kilogram yang sebelumnya Rp7.050 per kilogram dan kualitas ketiga naik menjadi Rp9.050 per kilogram, yang sebelumnya Rp8.950 per kilogram.

"Harga beras polesan di tempat saya lebih rendah di pasar, sebab saya melayani pembelian partai besar ke luar daerah," ucapnya.

Kepala Dinas Perdagangan Bojonegoro Basuki, yang dimintai konfirmasi mengaku terus melakukan pemantauan harga komoditas di daerahnya menjelang Puasa Ramadhan.

"Kami akan menggelar pasar murah kalau memang terjadi gejolak harga, tetapi kalau seperti sekarang ini ya belum ada rencana menggelar pasar murah," ucapnya. (*)

Editor: Masuki M. Astro


COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.0098 seconds memory usage: 0.58 MB