Senin, 24 Juli 2017

Kiblat Industri Perkapalan Dunia

id PT PAL, Abdul Malik
Kiblat Industri Perkapalan Dunia
Abdul Malik Ibrahim (penulis) (IST)
Sudah menjadi bahan obrolan di kalangan industri perkapalan internasional bahwa galangan kapal Tanah Air dikenal tidak tepat waktu dalam menyelesaikan pesanan kapal internasional.
Image industri perkapalan nasional kini mulai berkibar lewat peran yang dimainkan PT Penataran Angkatan Laut (PAL) Indonesia. Berkat prestasi PT PAL, keberadaan ratusan industri galangan kapal Tanah Air kini derajatnya mulai terangkat di mata internasional.

BUMN bidang perkapalan PT PAL Indonesia itu telah mampu menyelesaikan pengerjaan dua kapal perang pesanan Kementerian Pertahanan Filipina secara tepat waktu, dan membuktikan jika galangan kapal Indonesia bisa mengerjakan dengan kualitas bagus dan harga bersaing.

Karena, sebelumnya sudah menjadi bahan obrolan di kalangan industri perkapalan internasional bahwa galangan kapal Tanah Air dikenal tidak tepat waktu dalam menyelesaikan pesanan kapal internasional.

Namun, perlahan tapi pasti dengan bukti penyelesaian dua kapal perang jenis "Strategic Sealift Vessel" (SSV) secara tepat waktu, PT PAL Indonesia mampu berbicara di dunia internasional bahwa galangan kapal nasional kini tidak bisa dipandang sebelah mata.

Korea Selatan yang sebelumnya menjadi guru galangan kapal nasional kini juga mulai berfikir keras, bahwa muridnya yang dulu dianggap tidak mampu telah menyalip dengan memenangkan tender internasional untuk ekspor kapal perang.

Keberhasilan galangan kapal nasional mendobrak sistem perkapalan internasional tersebut diawali dari hasil kemenangan tender dan lelang Internasional yang diadakan Kementerian Pertahanan Filipina pada 2014 silam.

Saat itu, PT PAL Indonesia mengalahkan delapan negara seperti Belanda, Jerman dan salah satunya guru galangan kapal nasional Korea Selatan yang dikenal sebagai salah satu negara produsen kapal hingga jet untuk perang.

Dengan prestasi ini, perlu kiranya dipertahankan sehingga bangsa Indonesia yang pernah dikenal sebagai bangsa maritim kuat di wilayah Asia, bahkan dunia, mampu kembali bangkit dan industri perkapalan nasional menjadi kiblat industri perkapalan dunia.. Semoga.(*)

Editor: Masuki M. Astro


COPYRIGHT © ANTARA 2017

Top News
Baca Juga

Generated in 0.0805 seconds memory usage: 0.59 MB