Senin, 24 April 2017

Dana Ryan: Gaya Hidup Akibatkan Kaum Milenia Banyak Kekurangan Nutrisi

id Hidup sehat, kurang nutrisi
Dana Ryan: Gaya Hidup Akibatkan Kaum Milenia Banyak Kekurangan Nutrisi
Senior Manager of Sport Performance and Education Herbalife, Dr Dana Ryan (Foto Istimewa/antarajatim.com)
Biasakan bawa botol minum, sibuk sepanjang hari membuat pekerja lupa mencukupi mineral dengan meminum air mineral. Keberadaan botol air akan mengingatkan untuk tetap minum.
Hasil survei lembaga kesehatan swasta Herbalife menyebutkan kaum milenial di Asia Pasifik mengalami kekurangan nutrisi, karena pemenuhan makanan buah dan minuman sangat kurang akibat padatnya gaya hidup.

Tidak hanya Asia Pasifik, tapi Amerika juga mengalaminya. "Tren pola hidup dengan minimnya asupan nutrisi juga berlangsung di Amerika. Kesibukan menuntut generasi milenial yang produktif memiliki keterbatasan waktu dalam menjaga pola hidup sehat," ucap Senior Manager of Sport Performance and Education Herbalife, Dr Dana Ryan.

Ia menyarankan untuk membiasakan bawa botol minuman air mineral. "Biasakan bawa botol minum, sibuk
sepanjang hari membuat pekerja lupa mencukupi mineral dengan meminum air mineral. Keberadaan botol air akan mengingatkan untuk tetap minum," katanya di Surabaya, Minggu (16/4).

Membawa botol minum, kata dia, bisa divariasikan dengan beragam suplemen nutrisi. Namun, bukan diganti
dengan cairan yang menggandung kalori dan zat aditif lainnya seperti soda, soft drink dan lainnya.

Hal itu juga ditegaskan Country General Manager Herbalife Indonesia Andam Dewi. "Survei yang dilakukan pada 6.000 orang pada rentang usia 18 tahun ke atas itu menunjukkan pola hidup yang tidak sehat," papar Country General Manager Herbalife Indonesia, Andam Dewi.

Oleh karena itu, generasi saat ini yang sedang dalam masa produktif juga bisa dibilang kekurangan asupan nutrisi
"Survei itu menunjukkan persepsi tentang gizi seimbang, kebiasaan pemenuhan gizi, serta tantangan yang mereka hadapi dalam pemenuhan gizi seimbang setiap harinya, sehingga data yang ada bisa dipakai sebagai acuan dalam menentukan pola perbaikan gaya hidup," tuturnya.

Menurut dia, survei itu mengungkapkan kalau 35 persen responden yang mengaku sulit mewujudkan pola konsumsi nutrisi seimbang. "Waktu, motivasi, dan uang adalah tiga faktor terbesar yang menghambat mereka wujudkan gaya hidup yang lebih sehat," kilahnya.

Ia menjelaskan, konsumsi sayuran dan buah kebanyakan kaum milinea hanya dilakukan 7 dari 10 responden. Jumlahnya juga terbatas 1 hingga 2 porsi, padahal  yang direkomendasikan yaitu 5 porsi per hari, lalu konsumsi minuman juga masih terbatas, yaitu sebesar 57 persen responden mengkonsumsi kurang dari 8 gelas air atau cairan per hari.

"Sebagai perusahaan nutrisi global, Herbalife Nutrition berkomitmen untuk membantu para konsumen mengadopsi pola konsumsi nutrisi yang seimbang, sehingga mereka dapat merasakan manfaat positif secara jangka panjang di dalam hidup mereka," katanya.

Oleh karena itu, perlu gaya hidup sehat, dan cara yang paling sederhana yaitu pemenuhan asupan cairan delapan gelas perhari. (*)

Editor: Masuki M. Astro


COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.1324 seconds memory usage: 0.58 MB