Serunya Berwisata di Bali dengan Bounty Cruise

id Serunya, Berwisata, Naik Kapal Pesiar, Bounty Cruise
Serunya Berwisata di Bali dengan  Bounty Cruise
kapal pesiar bounty cruises di Bali (Abdul Hakim)
Baru kali ini saya bisa berwisata kapal pesiar saat berkunjung ke Bali
Surabaya (Antara Jatim) - Berwisata ke Pulau Bali, terasa kurang lengkap jika belum mencoba mengelilingi perairan Pelabuhan Benoa menuju Pulau Nusa Lembongan. dengan kapal pesiar  Bounty Cruise Bali.

Bounty Cruise merupakan kapal pesiar terbesar dan mewah di Bali. Kapal pesiar berwarna kuning yang memiliki kapasitas 600 penumpang itu terdiri dari tiga lantai . Kapal yang memiliki fasilitas pemecah ombak ini melayani wisatawan yang ingin menikmati sunset dinner cruise atau makan malam di atas kapal saat matahari terbenam.

"Baru kali ini saya bisa berwisata kapal pesiar saat berkunjung ke Bali," kata salah seorang wisatawan Indriatno saat ikut rombongan Pemkot Surabaya beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Pulau Nusa Lembongan merupakan salah satu pulau eksotis di sebelah selatan Pulau Bali. Pulau ini menawarkan pemandangan alam asri, wisata bahari dan  berwisata  menyelusuri kawasan pulau yang menyenangkan.

Pulau Nusa Lembongan juga salah satu pusat budi daya rumput laut, pusat wisata bahari (diving)  dengan alam bawah laut yang cukup memesona. Berlayar dari Pelabuhan Benoa menuju Nusa Lembongan ditempuh hanya berkisar  45 menit hingga 1 jam melewati Selat Bali .  

Dari atas kapal para wisatawan bisa menikmati indahnya sunset sembari berfoto dan menyaksikan  suasana sekitar pelabuhan menjelang malam.  Wisatawan yang menikmati suasana itu tidak hanya wisatwan domestik, melainkan juga banyak dari wisatawan mancanegara seperti halnya dari India, Jepang, Jerman, Tiongkok dan Belanda.

"Rugi kalau tidak foto-foto. Ini momen terindah," kata Indri.

Hal sama juga dikatakan Kepala Sub Bagian Layanan Informasi Bagian Humas Pemkot Surabaya Jefry yang menyatakan sangat menikmati berwisata dengan kapal pesiar. Meskipun tujuan utama dia ke Bali sebenarnya adalah untuk studi banding dengan Pemkot Denpasar tentang manajemen pasar tradisional.  

"Ini namanya bekerja sambil berwisata. Suasana ini bisa menghilangkan rasa suntuk, sekembali dari Bali akan segar kembali," katanya.

Setelah matahari tenggelam, kru kapal mengumumkan bahwa makan malam telah siap,. Para wisatawan mulai berdiri mengantre makanan di lantai dua.  Musik mengiringi makan malam. Ada penyanyi yang menyanyikan lagu-lagu sesuai kebangsaan tamu yang ada di kapal, beberapa penumpang bahkan ikut bernyanyi dan bergoyang. 
  
Tak lama kemudian gamelan Bali terdengar menghentak. Tiga penari cantik keluar dari balik ruangan, menari  mengikuti irama gamelan,  Para wisatawan mulai mencari posisi untuk memotret. "Sayang kalau tidak diabadikan. Ini momen terindah," kata wisatawan lainnya dari Surabaya, Robi.

Selesai tari tradisional disambung dengan tari modern yang juga dibawakan oleh tiga penari. Tari-tarian ini bersambung terus, bergantian antara tari tradisional dan tari modern, juga lagu-lagu yang dibawakan penyanyi bersuara merdu.

Di Lantai tiga, suasana bar  juga cukup meriah. Terlihat sejumlah bartender sibuk melayani pengunjung memesan minuman. Pilihannya ada red/white wine, beer, orange juice, soft drink sampai air minum kemasan. Di lantai tiga penuh sesak kalangan anak muda . Di lantai ini disuguhkan musik rancak dari disc jockey (DJ).  Selain itu, ada pula pertunjukan Belly Dance yang dibawakan oleh dua orang penari. 

Pertunjukan Belly Dance diiringi musik oleh DJ. Gerakan penari yang sangat licah membuat suasana kian hangat. Ratusan keping logam tipis yang diikat melingkar menyerupai sabuk terdengar bergerincing. Tubuh mereka meliuk-liuk lentur. Mereka terus bergoyang tanpa henti. 

Semenit kemudian keduanya berjalan maju, menarik lengan para penonton mengajak goyang bersama. Tidak hanya lelaki, perempuan pun diajak ikut serta. Sekitar 30 menit kemudian pertunjukan Belly Dance usai. Kini giliran DJ beraksi penuh. Seluruh penonton menyeruak maju memenuhi lantai.    

Suasana di lantai tiga kian memanas saat DJ memutar lagu Bon Jovi - It’s My Life. Hampir 1 jam 30 menit lamanya rombongan dari Pemkot Surabaya olahraga di lantai tiga. 

Tidak terasa waktu telah mendekati pukul 20.00, kapal mulai mendekati dermaga. Rombongan Pemkot Surabaya mulai berbaris untuk turun dari kapal menuju bus yang telah siap membawa mereka kembali ke hotel. (*)
Video oleh: Abdul H

Editor: Slamet Hadi Purnomo


COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.1364 seconds memory usage: 0.6 MB