Sabtu, 29 April 2017

Imigrasi Tolak 20 Pengajuan Paspor Calon TKI

id Imigrasi, paspor, calon, tki
Imigrasi Tolak 20 Pengajuan Paspor Calon TKI
ILLUSTRASI - Pelayanan Imigrasi (Irfan Anshori)
Kami jemput bola sekaligus mengimbau agar warga di kabupaten itu tidak sampai menjadi TKI atau TKW ilegal
Malang, (Antara Jatim) - Kantor Imigrasi Kelas I Malang menolak pengajuan pembuatan paspor 20 orang  yang diduga sebagai calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI/TKW) karena ketika sesi wawancara mereka tidak bisa memberikan penjelasan dan tujuan yang jelas.
    
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Malang, Jawa Timur Novianto Sulastono di Malang, Senin mengakui adanya 20 pengajuan paspor dari warga tersebut ditolak.  "Sejak Januari hingga awal Maret 2017, ada 20 pengajuan paspor yang kami tolak karena tidak jelas tujuannya," terangnya.
    
Ia menerangkan untuk mendapatkan paspor, pihaknya tidak hanya memberlakukan kelengkapan persyaratan secara administratif yang diseleksi secara ketat, tetapi juga dilakukan wawancara. Pada saat sesi wawancara itulah banyak pemohon yang gagal karena maksud dan tujuannya ke luar negeri tidak jelas.     
    
Namun demikian, lanjutnya, pemohon yang gagal dalam sesi wawancara tersebut, bukan berarti mereka di black list (masuk daftar hitam). Mereka bisa mengajukan lagi dengan syarat harus jelas maksud dan tujuannya.
    
Untuk memberikan pemahaman bagi masyarakat yang berkeinginan bekerja di luar negeri (TKI/TKW), katanya, belum lama ini Kantor Imigrasi Kelas I Malang menggelar Workshop Keimigrasian di Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang. "Kami jemput bola sekaligus mengimbau agar warga di kabupaten itu tidak sampai menjadi TKI atau TKW ilegal," urainya.
    
Sebab, lanjutnya, TKI ilegal tidak akan mendapatkan jaminan keamanan dan perlindungan serta kenyamanan dalam bekerja karena mereka berangkat tidak secara prosedural alias ilegal. Kalau berangkat secara prosedural, perlindungan dan keamanan TKI akan terjamin.
    
"Harapan kami, warga yang ingin bekerja di luar negeri menyiapkan segala persyaratan, termasuk mematuhi proses dan prosedur yang berlaku agar nantinya tidak akan mendapatkan kesulitan dan ada yang bertanggungjawab, yakni perusahaan yang memberangkatkannya (PJTKI)," ujarnya.
    
Menyinggung jumlah permohonan paspor khusus untuk calon TKI atau TKI yang memperpanjang, Novianto mengatakan rata-rata mencapai 100 pemohon (pengajuan) setiap bulan. "Pengajuan sebanyak itu tidak hanya dari Malang saja, tetapi juga dari beberapa daerah yang wilayahnya masuk Kantor Imigrasi Kelas I Malang," katanya.
    
Daerah kantong TKI di Kabupaten Malang di antaranya adalah Kecamatan Bantur, Sumbermanjing, Pagak, Kalipare, Donomulyo, turen, dan Bululawang. Remitensi TKI setiap tahun mencapai miliaran rupiah, baik yang dikirimkan melalui Western Union di PT Pos Indonesia maupun perbankan.(*)

Editor: Slamet Hadi Purnomo


COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.082 seconds memory usage: 0.57 MB