Kamis, 19 Oktober 2017

Satu Orang Tewas Akibat Kecelakaan di Ngawi

id kecelakaan, Tewas, Kecelakaan di Ngawi, kecelakaan ngawi, kecelakaan bus, kecelakaan bus mira, kecelakaan minibus, jalur ngawi-magetan
Satu Orang Tewas Akibat Kecelakaan di Ngawi
Kecelakaan Bus (ILLUSTRASI)
Ngawi (Antara Jatim) - Satu orang tewas dan delapan lainnya terluka akibat kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus Mira jurusan Yogyakarta-Surabaya dengan minibus sarat penumpang di Jalan Raya Ngawi-Magetan, Desa Tempuran, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Jumat. 

Korban tewas adalah salah satu dari penumpang minibus yang bernama Sumiyati warga Desa Sawojajar, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan. 

"Korban sempat menjalani perawatan di rumah sakit setempat, lalu kemudian meninggal," ujar Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas, Satuan lalu Lintas Polres Ngawi, Ipda Miftahul, kepada wartawan.

Menurut dia, kecelakaan terjadi ketika minibus bernomor polisi AE-7222-UN yang dikemudikan Ferly Suyatno warga Desa Sawojajar, Takeran, sedang dalam perjalanan dari arah Caruban Madiun melalui jalur alternatif Kwadungan Ngawi.

Sampai di pertigaan Tempuran Paron, minibus berbelok kanan memasuki jalur nasional Ngawi-Magetan. Saat bersamaan dari arah utara muncul Bus Mira bernomor polisi S-7217-US yang dikemudikan Eko Gunawan warga Ngrambe, Ngawi.

Karena kurang hati-hati dan jarak sudah dekat, bagian depan bus dan samping kanan minibus bertabrakan. Kerasnyabenturan membuat sembilan dari 15 penumpang minibus mengalami luka hingga satu di antaranya meninggal dunia.

Akibat kecelakaan itu, dua kendaraan yang bertabrakan mengalami kerusakan. Para penumpang minibus yang terluka menjalani perawatan di tiga rumah sakit yang ada di Ngawi. Yakni di RSUD dr Soeroto Ngawi, Rumah Sakit Widodo Ngawi, dan Rumah Sakit At Tin Ngawi. 

Kasus kecelakaan tersebut kini ditangani oleh pihak berwajib. Kedua sopir kendaraan yang terlibat kecelakaan menjalani pemeriksaan di Satuan Lalu Lintas Polres Ngawi. 

"Kasus kecelakaan ini masih kami dalami lebih lanjut dengan memeriksa para sopir dan saksi lainnya," kata dia. (*)

Editor: Tunggul Susilo


COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.0099 seconds memory usage: 0.58 MB